PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN TECHNIC LEARNING COMMUNITY UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII MTs.N 3 REMBANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Abstract
Penelitian dengan judul Penerapan Pembelajaran Kontekstual dengan Technic Learning Community untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik dalam Mata Pelajaran IPS kelas VIII.4 MTs.N 3 Rembang Tahun Pelajaran 2018/2019 adalah penelitian tindakan kelas yang diteliti menggunakan penerapan pembelajaran dengan model Kontekstual Learning Community. Penelitian ini menggunakan observasi untuk mengetahui proses pembelajaran Kontekstual Learning Community, keaktifan siswa dan menggunakan tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan model Kontekstual dengan Technic Learning Community. Pelaksanaanya dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami perbaikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa dari kondisi awal ke siklus 1 dan ke siklus 2 terus mengalami peningkatan. Pada kondisi awal ke siklus 1 dan ke siklus 2 persentase siswa yang keaktifanya dengan kategori rendah terus mengalami penurunan, yakni 39,17% - 27,50 % - 15,83 %, sedangkan yang kategorinya sedang dari 36,66% - 40,83% - 45 %, sedang yang kategorinya tinggi 24,17% - 31,67 % - 39,17 %. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah dilakukan tindakan. Persentase siswa yang belum tuntas mengalami penurunan dari siklus 1 ke siklus 2 ( 20% menjadi 0% ). Persentase siswa yang tuntas mengalami kenaikan dari siklus 1 ke siklus 2 ( 80% menjadi 100% ). Indikator keberhasilan PTK ini adalah bahwa PTK ini dikatakan berhasil jika persentase siswa yang nilai hasil belajarnya sudah tuntas mencapai minimal 90% . Dan tabel menunjukkan bahwa persentase siswa yang nilainya tuntas sudah mencapai 100% . Maka PTK ini sudah berhasil.
References
Mulyasa, E.. (2005). Menjadi Guru Profesional, Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.
Oemar Hamalik. (1992). Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru. Slameto. (1991). Proses Belajar Mengajar Dalam Sistem Kredit Semester (SKS).Jakarta: Bumi Aksara.
Rudi Susilana, M.Si dan Cepi Riyana, M.Pd. 2007. Media Pembelajaran, Hakikat, Pengembangan, Pemanfaatan, dan Penilaian, Seri Pembelajaran Efektif. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Sanjaya, Wina (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta:Kencana, Prenada Media Group.
Soetomo. (1993). Dasar-dasar Interaksi Belajar Mengajar. Surabaya: Usaha Nasional.
Suharsimi Arikunto, (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara. Hisyam Zaini, Bermawy Munthe, Sekar Ayu Aryani. 2004. Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: CTSD.
Supardi dan Suharjono (2011). Strategi Menyusun Penelitian Tindakan Kelas Berdasarkan Permenpan dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009. Yogyakarta: Andi Offset.
Suprijono, Agus (2011), Cooperative Learning; Teori dan Aplikasi Paikem, Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Wina Sanjaya, DR., M.Pd., 2008. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta. Kencana Prenada Media Group.