Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelelahan Otot Pada Karyawan Pengergajian Kayu Di CV Kahwa Jaya Saw Mill Kota Jambi Tahun 2020

Authors

  • Ulfah Aryani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
  • Entianopa Entianopa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi
  • Eko Mirsiyanto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

DOI:

https://doi.org/10.31941/pmjk.v10i2.1252

Abstract

In carrying out work, a wood craftsman must carry out physical activity. In lifting and carrying the load is more on the muscles, especially on the back, which can cause muscle fatigue. The research objective was to determine the factors that influence muscle fatigue in sawmill employees at CV Kahwa Jaya Sawmill Jambi City in 2020. The population in this study was 33 workers. Samples were taken by total sampling technique which was carried out by filling out a questionnaire and calculating the pulse. The results were analyzed Univariate and Bivariate with the chi square test. The results of statistical analysis using chi-square showed that there was a relationship between nutritional status (0.031), workload (0.000) and no relationship with physical work attitude (0.588) with muscle fatigue. It is recommended that workers to reduce muscle fatigue should eat a nutritionally balanced diet that produces 35,000 calories consumed at breakfast and lunch and drink enough water at least 8 glasses a day. Keywords: Muscle Fatigue, Physical Work Attitude, Nutritional Status and Workload

References

Aziz, A 2016. Hubungan Lama Kerja, Status Gizi Dan Beban Kerja Dengan Perasaan Lelah Pada Karyawan Penggergajian Kayu Di Cv Kahwa Jaya Saw Mill Kota Jambi. Jurnal Kesehatan Masyarakat STIKes Prima

Ardiani, 2011.Hubungan Beban Kerja dengan perasaan lelah pada karyawan bagian cutting PT dan Liris Banaran Kabupaten Sukoharjo.Jurnal Kesehatan MasyarakatProgram Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Dina, 2019.Penyebab Kelelahan Kerja pada Pekerja Mebel.Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman, **Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Fitriyani (2017).Hubungan Sikap Kerja Berdiri Dan Beban Kerja Fisik Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Di Bagian Produksi Pabrik Kayu Lapis Yogyakarta.Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KesMas Respati Vol. 4, No. 2, Oktober 2019, pp. 151-162 e-ISSN 2550-0864

Haryono, W., & Murleni W .MZ.(2011). Hubungan Antara Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja Karyawan Laundry di Kelurahan Warungboto Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta.Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol 5, No. 3, September 2011 : 162-232. Hidayat, 2012.Metodelogi penelitian.Penerbit Salemba Medika Yogyakarta

Kuswana, 2014.Ergonomic dan K3.Penerbit Anggota IKAPI Bandung

Riskesdas, 2013.Riset Kesehatan Dasar Indonesia.Kemenkerian RI

Riskesdas, 2018.Riset Kesehatan Dasar Indonesia.Kemenkerian RI

Setyowati, L. 2011. Selintas tentang Kelelahan Kerja.Yogyakarta: Amara Books.

Suma’mur. 2009. Hiegiene Perusahaan dan Keselamatan Kerja.Jakarta : CV Sagung Seto.

Solichul, 2014.Ergonomi untuk keselamatan, kesehatan kerja dan produktivitas.Penerbit Uniba Press Surakarta

Tarwaka, 2010.Keselamatan, kesehatan kerja dan ergonomi (K3E) dalam resspiktif bisnis.Penerbit Harapan Press Surakarta

Tarwaka, 2014.Ergomoni industri.Penerbit harapan press solo

Triwibowo, 2013.Kesehatan lingkungan dan K3.Penerbit Medikal book Yogyakarta

Published

2020-12-27