Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Hiperemesis Gravidarum Trimester I: Literatur Review

Authors

  • Siti Haniyah Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.31941/pmjk.v11i1.1270

Abstract

Ibu dengan hiperemesis gravidarium membutuhkan cara untuk mengurangi atau menghilangkan rasa mual, muntah dan pusing agar tidak berkelanjutan menjadi hiperemesis gravidarum yang dapat berdampak negatif bagi ibu hamil dan janin. Salah satu alternatif untuk mengatasi emesis gravidarum yang aman dan tanpa efek samping yaitu dengan menggunakan aromaterapi lavender. Minyak Lavender mengandung minyak atsiri, jika dihirup dapat memberikan efek relaksasi, ketenangan, meningkatkan kualitas tidur, mengurangi rasa pusing, mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester 1. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap emesis gravidarum trimester I. Jenis penelitian menggunakan metode studi literatur review. Sumber data yang digunakan sebanyak 10 jurnal yang diperoleh dari google scholar. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap emesis gravidarum trimester I.

Author Biography

Siti Haniyah, Universitas Harapan Bangsa

maternitas

References

Ai’in (2019) Aromaterapi Lavender Dalam Upaya Menurunkan Nausea dan Vomiting Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi Di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Jurnal Ners dan Kebidanan, 6 (3).

Andini. (2019). Morning Sickness (Emesis Gravidarum). Diakses pada 15 Desember 2019 dari https://hellosehat.com/kesehatan/penyakit/morning-sickness-emesis-gravidarum/

Hines S, Steels E, Chang A, Gibbons K. Aromatherapy for treatment of postoperative nausea and vomiting. Cochrane Database of Systematic Reviews 2018, Issue 3. Art. No.: CD007598. DOI: 10.1002/14651858.CD007598.pub3.

Joulaeerad et. al. (2018). Effect of Aromatherapy with Peppermint Oil on the Severity of Nausea and Vomiting in Pregnancy: A Single-blind, Randomized, Placebo-controlled trial. Journal Reprod Infertil, 19 (1).

Kemenkes RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2016. http://www.depkes.go.id.index.

Safaah. (2019). Perbedaan Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Aromaterapi Peppermint terhadap Nyeri pada Pasien Post -Sectio Caesarea di RSUD Ajibarang. Journal of Bionursing, 1 (1).

Rahayu. (2018). Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lavender Dan Jahe Terhadap Penurunan Frekuensi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di BPM Trucuk Klaten. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional, 3 (1).

Rofi’ah. (2019). Efektivitas Aromaterapi Lemon untuk Mengatasi Emesis Gravidarum. Jurnal Kebidanan.

Rosalina. (2019). Aromaterapi Lavender Terhadap Pengurangan Mual Muntah Pada Ibu Hamil. Jambura Health and Sport Journal, 1 (2).

Rinata. (2014). Penanganan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil di BPM Nunik Kustantinna Tulangan – Sidoarjo. Artikel Ilmiah.

Umboh. (2014). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa. Jurnal Ilmiah Bidan, 1 (1).

WHO. (2019). Maternal Mortality. WHO diakses pada 25 Maret 2020 dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality

Published

2021-07-12