Gambaran Pengetahuan Bahaya Rokok pada Remaja di SMK N 1 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk

Authors

  • Vivien Dwi Purnamasari IIK Bhakti Wiyata Kediri
  • Herlambang Prehananto Fakultas Kedokteran Gigi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

DOI:

https://doi.org/10.31941/pmjk.v12i2.2505

Abstract

Kebiasaan merokok bukan hanya kebiasaan orang dewasa tetapi juga menjadi kebiasaan para remaja. Seseorang yang merokok lebih besar dari 10 tahun memiliki risiko terbesar terkena Penyakit Jantung Koroner (PJK). Provinsi Jawa Timur tahun 2019 memiliki peringkat ke 15 dan Kabupaten Nganjuk berada pada urutan ke 9 jumlah perokok remaja terbanyak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan bahaya merokok pada remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling dengan jumlah sampel 75 responden. Berdasarkan hasil survei pada 75 responden diperoleh bahwa responden mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 18 responden (24%), sedangkan yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 46 responden (61,3%), dan sebanyak 11 responden (14,7%) yang mempunyai pengetahuan baik. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan bahaya rokok pada remaja di SMKN 1 Tanjunganom termasuk kategori baik sebesar 67 responden (89,4%). Diharapkan pihak sekolah memberikan pemahaman bahaya merokok dengan memberikan topik pelajaran mengenai rokok  pada siswa agar pengetahuan siswa lebih paham mengenai efek yang dapat ditimbulkan oleh rokok baik yang berhubungan dengan diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya

Author Biography

Vivien Dwi Purnamasari, IIK Bhakti Wiyata Kediri

Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan IIK Bhakti Wiyata Kediri

References

Afriyanti, R., Pangemanan, J. and Palar, S. (2015) ‘Hubungan Antara Perilaku Merokok Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner’, e-CliniC, 3(1), pp. 98–102. doi: 10.35790/ecl.3.1.2015.6747.

Gulo, Darieli Berkat Jaya . (2019). Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Merokok Pada Siswa di SMA Negeri 1 Lotu. Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan.

Herlina, HD, S. R. and Dewi, Y. I. (2014) ‘Hubungan Riwayat Merokok dengan Stadium Ca Paru’, Jurnal Online Mahasiswa, 6(1). 1–7.

Putri, W. S. R., Nurwati, N. and S., M. B. (2016) ‘Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Remaja’, Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1). doi: 10.24198/jppm.v3i1.13625.

Makassari, D. (2017). ‘Sebaran Kanker di Indonesia, Riset Kesehatan Dasar 2007’, Indonesian Journal of Cancer, 11(29). 1–8. Available at: https://media.neliti.com/media/publications/197251-ID-sebaran-kanker-di-indonesia-riset-kesehatan.pdf.

Mubarak, W. 2011. Promosi Kesehatan Masyarakat untuk Kebidanan. Jakarta. Salemba Medika.

Rachmawati, C., Martini, S. and Artanti, K. D. (2021) ‘Analisis Faktor Risiko Modifikasi Penyakit Jantung Koroner Di Rsu Haji Surabaya Tahun 2019’, Media Gizi Kesmas, 10(1). 47. doi: 10.20473/mgk.v10i1.2021.47-55.

Siregar, R. A. (2019) ‘Serta penanggulangannya World Drugs Reports 2018 yang diterbitkan United Nations Office on perangkat’, 1. 143–153.

Wijayanti, E., Dewi, C. and Rifqatussa’adah, R. (2017) ‘Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Merokok pada Remaja Kampung Bojong Rawalele, Jatimakmur, Bekasi’, Global Medical & Health Communication (GMHC), 5(3). 194. doi: 10.29313/gmhc.v5i3.2298..

Yuliawan, S. (2015) ‘Keefektifan Model Project Based Learning Berbantuan Diajukan kepada Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta untuk Disusun Oleh ’: Available at: https://eprints.uny.ac.id/29361/1/Seta Y 11501244010.pdf.

Zaenabu, L. (2014). Hubungan Antara Pengetahuan Tentang Bahaya Rokok Dengan Tindakan Merokok Pada Siswa SMA Negeri 8 Surakarta (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta)

Zahrani, C. I. and Arcana, I. M. (2021). Determinan Perilaku Remaja Merokok Setiap Hari Di Indonesia, Seminar Nasional Official Statistics, 2020(1). 519–528. doi: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.412.

Published

2023-01-04