Pola Konsumsi Remaja Putri di Daerah Terdampak Lumpur Lapindo, Sidoarjo

Authors

  • Elya Sugianti BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PROVINSI JAWA TIMUR

DOI:

https://doi.org/10.31941/pmjk.v12i2.2595

Abstract

Pertumbuhan fisik  pada remaja yang cepat membutuhkan asupan gizi yang memadai. Namun, remaja sering mengabaikan pola konsumsi yang bergizi dan seimbang.  Hal ini dapat berakibat pada tingginya masalah gizi pada remaja, khususnya remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi pada remaja putri. Penelitian berjenis kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di daerah terdampak lumpur Lapindo, Sidoarjo. Sebanyak 72 remaja putri dilibatkan pada penelitian ini. Data dikumpulkan dengan cara mewawancarai responden dengan kuesioner terstruktur. Data dianalisis dengan uji chi-square dan uji fisher exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi remaja masih rendah dan belum sesuai dengan pedoman gizi seimbang, terutama konsumsi protein hewani, sayur-sayuran dan buah-buahan. Konsumsi pangan protein hewani dan buah-buahan secara signifikan lebih tinggi pada remaja putri  yang bersekolah SMP dan tinggal di rumah orang tuanya. Perlunya pembiasaan sarapan pagi di tempat sekolah dan lingkungan pesantren serta edukasi gizi terkait pola gizi seimbang pada remaja putri.

 

Kata kunci:  remaja putri, pola konsumsi, cross-sectional

References

Al-faris, N., Al-tamimi, J. Z., Al-jobair, M. O., & Al-shwaiyat, N. M. (2015). Trends of fast food consumption among adolescent and young adult Saudi girls living in Riyadh. Food & Nutrition Research, 59(1).

Beal, T., Morris, S. S., & Tumilowicz, A. (2019). Global Patterns of Adolescent Fruit , Vegetable , Carbonated Soft Drink , and Fast-Food Consumption : A Meta-Analysis of Global School-Based Student Health Surveys. Food and Nutrition Bulletin, 40(4), 444–459.

Bibiloni, M. image and eating patterns among adolescents, Pich, J., Pons, A., & Tur, J. A. (2013). Body image and eating patterns among adolescents. BMC Public Health, 13(1104).

El-qudah, J. M. (2014). Food Habits and Physical Activity Patterns among Jordanian Adolescents Aged 11-18 Years. World Applied Sciences Journal, 29(10), 1213–1219.

Indriani, Y., Amir, M., & Mirza, I. (2009). Kebiasaan makan yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi remaja putri di Kabupaten Bogor. Jurnal Gizi Dan Pangan, 4(3), 132–139.

Keats, E. C., Rappaport, A., Shah, S., Oh, C., Jain, R., & Bhutta, Z. A. (2018). The dietary intake and practices of adolescent girls in Low- and Middle-Income Countries : A Systematic review. Nutrients, 10(1978).

Kemenkes. (2014). Studi diet total: survei konsumsi makanan individu Indonesia 2014. Badan Litbangkes.

Kemenkes. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kupka, R., Siekmans, K. diets of children : O. of available data for children and adolescents, & Beal, T. (2020). The diets of children: Overview of available data for children and adolescents. Global Food Security, 27 (2020)(100442).

Leal, G. V. da S., Philippi, S. T., Matsudo, S. M. M., & Toassa, E. C. (2010). Food intake and meal patterns of adolescents , São Paulo , Brazil. Rev Bras Epidemiol, 13(3), 1–10.

Ochola, S., & Masibo, P. K. (2014). Dietary intake of schoolchildren and adolescents in developing countries. Annals of Nutrition and Metabolism, 64(suppl 2, 24–40.

Rachmi, C. N., Jusril, H., Ariawan, I., Beal, T., & Sutrisna, A. (2020). Eating behaviour of Indonesian adolescents : a systematic review of the literature. Public

Published

2023-01-04