Peran Orangtua Pada Terapi Play Exerise Dan Diet Gizi Untuk Menurunkan Hiperaktif Pada Anak Autisme

Authors

  • titin kartiyani STIKES AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH CILACAP
  • Susanti Susanti Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Kebidanan Universitas Al Irsyad Cilacap

DOI:

https://doi.org/10.31941/pmjk.v13i1.3055

Abstract

ABSTRACT

We often find hyperactive children in children with autism. This study aims to determine the challenges and difficulties of parents in reducing hyperactivity with diet and play exercise. This study uses a qualitative descriptive approach with the interview method to obtain data. The total patient population, 20 samples were taken. The sample selection process was carried out by purposive sampling. Based on the data obtained in this study, it can be concluded that parents play a major role in the success of diet and play exercise programs to reduce children's hyperactivity. Parents are fully involved and actively participate in choosing the right food for their children and choosing the play exercise method while still coordinating with a team of doctors, nutritionists and physiotherapists. Parents also play a full role in providing understanding of children, families and the environment around children

ABSTRACT

Anak hiperaktif ini sering kita dapati pada anak dengan gangguan austisme.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan kesulitan orangtua dalam menurunkan hiperaktif dengan diat dan play exercise. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara untuk memperoleh data. Jumlah Populasi pasien  tersebut, diambil sejumlah 20 Sampel . Proses pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling . Berdasarkan data yang didapatkan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa orangtua menjadi peran utama dalam keberhasilan program diet dan play exercise untuk menurunkan hiperaktif anak. Orangtua terlibat penuh dan aktif keikutsertaannya dalam memilih makanan yang tepat untuk anak dan memilih metode play exercise dengan tetap berkoordinasi dengan tim dokter,ahli gizi dan fisioterapi. Orangtua juga berperan penuh dalam memberikan pemahaman terhadap anak,keluarga dan lingkungan disekitar anak

 

 

Author Biography

titin kartiyani, STIKES AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH CILACAP

FISIOTERAPI

References

Anurogo, Ditto. (2010). Cara Cerdas Mengenali Anak Hiperaktif. Retrieved June, 18 June, 2020, from, http://journal.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/KEP/article/download/527/440 .

Puspaningrum, Christine. 2010. Pusat terapi anak autis. YogyakartaCandra, Budiman. 2009.

Bernard, S. 2000. Autism : a Novel From of Mercury Poisoning, www. Autism.com/ari/mercury.html. Breton, ML. 2001. Diet Intervention and Autism. Jessica Kingsley Publishers, London and Philadelphia. Defeat Autism Now. 2001. Defeat Autism Now Conference Syllabus Spring.

Dewi, Angelina Candra. 2012. Relationship to Environmental Conditions. Medical Book EGC. Jakarta

Baihaqi dan Sugirman. (2008). Memahami dan Membantu Anak ADHD. Bandung: PT. Refika Aditama.

Desiningrum, Dinie Ratri. (2016). Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Psikosain

Friedman, M. Marilyn. (1998). Keperawatan Keluarga: Teori dan Praktik. Jakarta:EGC

Meilani, Christine, dkk. (2016). Kebiasaan Makan pada Anak Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) di Manado. Jurnal e-Clinic (eCl). Vol, 4, No 2.

Physical Home with ISPA Occurrence in Toddlers in the Gayamsari Community Health Center Semarang

City. Journal of Public Health. Volume 1, Number 2, Year 2012, Pages 852-860

Published

2023-06-23