Asuhan Keperawatan pada Pasien Anak dengan Bronkopneumonia dengan Fokus Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas

Authors

  • Muslimah Wiguna Arufina

DOI:

https://doi.org/10.31941/pmjk.v8i2.727

Abstract

Latar belakang: Bronkopneumonia adalah salah satu jenis pneumonia, yaitu infeksi yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur yang menjadi penyebab kematian terbesar untuk penyakit saluran napas bawah yang menyerang balita dan anak-anak. Menurut sebuah penelitian, diperkirakan pneumonia banyak terjadi pada bayi kurang dari 2 bulan, oleh karena itu pengobatan penderita pneumonia dapat menurunkan angka kematian anak. Tujuan: penulis bertujuan untuk membahas dan mengkaji penerapan asuhan keperawatan dengan fokus ketidakefektifan bersihan jalan nafas pada pasien dengan bronkopneumonia. Metode: metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu menggambarkan kasus kelolaan secara sistematis. Hasil: hasil dari penelitian didapatkan selama diberikan asuhan keperawatan 3x24 jam masalah kebutuhan masalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas dapat teratasi dengan kriteria yang ditetapkan dengan hasil implementasi yang dilakukan memiliki respon yang menunjukkan perkembangan pasien. Kesimpulan: ketidakefektifan bersihan jalan nafas bagi pasien dengan bronkopneumonia sangat penting untuk itu diharapkan perawat dapat memberikan perhatian yang lebih terhadap bersihan jalan nafas pasien sehingga dapat memberikan tindakan keperawatan sesegera mungkin.

Kata kunci: Bronkopneumonia, Asuhan, Keperawatan

References

REFERENSI

Sujono & Sukarmin,(2009),”Asuhan Keperawatan Pada Anak,Edisi I” ,Yogyakarta: Graha Ilmu

Misnadiarly,(2008),”Penyakit Infeksi Saluran Napas Pneumoni pada Anak Orang Dewasa,Usia Lanjut Edisi 1”,Jakarta : Pustaka Obor Populer

Doenges, Marilynn.(2000). “Rencana Asuhan Keperawatan”, Edisi 3, Jakata : EGC.

Smeltzer, Suzanne C.(2000). “Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah” Volume I, Jakarta : EGC

A, Fadhila.( 2013). “Penegakan Diagnosis Dan Penatalaksanaan Bronkopneumonia Pada Pasien Bayi Laki-Laki Berusia 6 Bulan.” Medula.

Klekner, Almos et al. (2006). “Effectiveness of Cephalosporins in the Sputum of Patients with Nosocomial Bronkopneumonia.” Journal of Clinical Microbiology.

Fatkhurianto, Galih; Adi Patria. (2013). “Pemberian Terapi Nebulizer sebagai Intervensi Bersihan Jalan Nafas pada Anak dengan Bronkopneumonia.” Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti.

Mackenzie, Grant.(2016). “The Definition and Classification of Pneumonia.” Pneumonia.

Donna L. Wong. et all.(2008)."Buku Ajar Keperawatan Pedriatik".Cetakan pertama. Jakarta : EGC.

Kemenkes RI. (2012). “Pneumonia Balita Modul Tatalaksana Standar Pneumonia.”

(Kemenkes RI 2010)Kemenkes RI. 2010. “Pneumonia Balita.” Buletin Jendela Epidemiologi.

Published

2019-06-17