Path Analisis : Tiga Keterlambatan Penyebab Kematian Maternal Di Kabupaten Brebes
DOI:
https://doi.org/10.31941/pmjk.v8i1.744Abstract
Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator status kesehatan. Angka kematian ibu merupakan jumlah kematian ibu pada tahun tertentu dan daerah tertentu per 100.000 kelahiran hidup. Indonesia adalah negara berkembang dengan AKI yang masih tinggi. Berdasarkan data SDKI penurunan AKI di Indonesia terjadi sejak tahun 1991 sampai dengan 2007, yaitu dari 390/100.000 KH menjadi 228/100.000 KH. Namun demikian, SDKI tahun 2012 menunjukkan peningkatan AKI yang signifikan yaitu menjadi 359 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. AKI kembali menujukkan penurunan menjadi 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2015.
Subjek dan metods jenis penelitian adalah observasional dengan case control study dengan perbandingan 1:2, 54 kasus dan 108 kontrol. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, dilakukan dari bulan Februari samapi Maret 2017. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan chi square yang dilanjutkan dengan analisis jalur (path analysis).
Hasil Hasil dari penelitian ini faktor keterlambatan yang mempengaruhi kematian maternal adalah pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan, persalinan dan nifas (OR = 17,2; CI 95%= 7,6 – 39,1; p = < 0.001), pengambilan keputusan (OR = 124.2; CI95% = 33.83 – 456.14; p = <0.001), transportasi (b = 18.19; CI95% = -1.65 – 1.65; p = 1.000), dan penanganan di tempat rujukan (b = 35.69; CI95% = -1.65 – 1.65; p = 1.000).
Kata Kunci : kematian maternal, path analisis
References
(1) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa
Tengah. 2016. Profil Kesehatan
Jawa Tengah 2015. Semarang:
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa
Tengah
(2) Dinas Kesehatan Kabupaten
Brebes. 2016. Profil Kesehatan
Kab. Brebes 2015. Brebes: Dinas
Kesehatan Kabupaten Brebes
(3) Gelany, Mansour dan Hassan.
The Three Delays of
Maternal Mortality in a PublicSector
Tertiary Teaching
Hospital: Is There a Paradigm
Shift?. Gynecology And
Obstetrics Research. 2. (2). 5256
(4)
Syah, N., et al. 2009. Sociodemographic
Characteristics
and the Three Delays of
Maternal Mortality.Journal of
College of Physcians and
Surgeon Pakistan. 19. (2). 96598
(5) Schummers, dan Rostoker.
Reducing Maternal
Mortality in Uganda: Applaying
the “Three Delays” Framework.
Internatioal
Journal
of
Chilbirth. 1. (4). 218-226
(6) Sumarni. 2014. Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhi Kematian
Ibu Di Kabupaten Banyumas Jawa
Tengah. Jurnal Ilmiah Kebidanan.
(5). 1. 52-62
(7) Masturoh. 2017. Path Analysis
Risk Factors that Influence
Maternal Mortality in District of
Brebes. Journal of Maternal and
Child Health, 2(1): 10-18
(8) Karslen, Say, Souza, Hogue,
Calles, Gulmezolgu dan Raine.
(2011). The relationship between
maternal education and mortality
among women giving birth in
health care institutions: Analysis
of the cross sectional WHO Global
Survey on Maternal and Perinatal
Health. BMC Publict Health. (11).
1-10
(9) Fibriana, AI. 2007. Faktor- Faktor
Risiko yang Mempengaruhi
Kematian Maternal (Studi Kasus
di Kabupaten Cilacap). Semarang:
Universitas Diponegoro Semarang
(10) Isyaku,Tilde dan Isyah. 2015.
Maternal Mortality in Developing
Countries: A Threat to the
Millennium Development Goal.
IOSR Journal of Nursing and
Health Science (IOSR-JNHS). 4.
(5). 17-21
(11) Thobbi, Deshpande dan Reddy. 2015. Maternal mortality in Bijapur district. US National Library of Medicine enlisted journal. ISSN 0974-1143. 8(2):119-124
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with PENA MEDIKA : JURNAL KESEHATAN agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the PENA MEDIKA : JURNAL KESEHATAN right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





