Analisis Biaya Pengobatan Pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan Di RSUD Kraton Pekalongan
DOI:
https://doi.org/10.31941/pmjk.v9i1.760Abstract
Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan terapi pengobatan yang lama dan membutuhkan biaya yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antidiabetik oral yang paling cost effective pengobatan diabetes mellitus tipe 2 pada pasien rawat jalan di RSUD Kraton Pekalongan. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan metode deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara studi retrospektif. Pengolahan data pada penelitian dilakukan dengan menggunakan uji kolmogorov-smirnov, chi square dan t-test. Hasil penelitian pola pengobatan yang paling cost-effectiveness adalah pola pengobatan sulfonilurea dan biguanid dengan rata-rata biaya total Rp. 237.499,44 dilihat dari efektivitas berdasarkan kadar glukosa darah yang mencapai target yaitu sebesar 55,56% dengan nilai ACER (Average Cost-Efeectiveness Ratio) yang paling rendah dibandingkan dengan pola pengobatan yang lain yaitu Rp. 427.499,00.Kata kunci : Diabetes mellitus, antidiabetik Oral, ACER, Cost EfektifReferences
Andayani, Tri M. (2013). Farmakoekonomi Prinsip dan Metodelogi. Bursa Ilmu: Yogyakarta. Hal: 4-17.
Baroroh Faridah, Wahyu Yuliana Solikah, Qarry Aina Urfiyya. (2016). Analisis Biaya Terapi Diabetes Mellitus Tipe 2 di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis. Vol 1, Hal: 11-21. Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan: Yogyakarta.
Dipiro, J.T, Talbert, R.L, Yee, G.C., Matzke, G.R.,Well,L.M.,(2008).Pharmacotherap: A Pathophysiology Approach, Seven Edition. The McGraw-Hill Companies, Inc : New York. Hal: 1238-1270.
Departemen Kesehatan.(2014). Pharmaceutical Care Untuk Penyakit Diabetes Mellitus. Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen Kesehatan: Jakarta.
Freinkel Norbert. (2017). Standart Of Medical Care in Diabetes. American Diabetes Association volume 40 Supplement 1: S1-S2.
Lathifah Nur Lailatul. (2017). Hubungan Durasi Penyakit dan Kadar Hula Darah dengan Keluhan Subyektif Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Berkala Epidemiologi. Vol 5, Hal: 231-239. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga: Surabaya.
Saputro Danar, P. (2016). Laporan data prevalensi penyakit tidak menular. DINKES: Pekalongan.
Saputri Sendika Widi, Antonius Nugraha Widhi Pratama, Diana Holidah. (2016). Studi Pengobatan Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Komplikasi Hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso Periode Tahun 2014. Jurnal Pustaka Kesehatan. Vol 4, Hal: 479-483. Fakultas Farmasi Universitas Jember: Jember.
Soelistijo Soebagijo Adi, Hermina Novida. (2015). Konsensus Penggelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus tipe 2 di Indonesia, PERKENI: Jakarta. Hal 6-76.
Sukandar Yulinah Elin, Retnosari Andrajati, Joseph I Sigit dkk. (2008). Iso Farmakoterapi. PT.ISFI: Jakarta. Hal 26-32.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with PENA MEDIKA : JURNAL KESEHATAN agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the PENA MEDIKA : JURNAL KESEHATAN right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





