Analisis Faktor Risiko Hipertensi Pada Masyarakat Di Wilayah Pesisir Kota Pekalongan
DOI:
https://doi.org/10.31941/pmjk.v9i2.949Abstract
Latar Belakang. Hipertensi merupakan salah satu variabel yang sering menyebabkan gangguan kardiovaskular. Di Indonesia, hipertensi adalah masalah serius, selain karena prevalensi yang tinggi, penyakit ini juga berakibat fatal seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan lain-lain.
Tujuan Penelitian. Penelitian ini bertujuan unutuk mendapatkan informasi tentang faktor risiko hipertensi pada masyarakat pesisir Pekalongan.
Metode. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan studi kasus kontrol. Jumlah responden adalah 72 sampel, terdiri dari 36 kasus dan 36 kontrol. Sampel yang dikumpulkan menggunakan metode consecutive sampling. Data dianalisis dengan bivariat dan multivariat dengan metode regresi logistik, menggunakan program SPSS.
Hasil. Hasil percobaan menunjukkan bahwa ada 2 faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi yaitu aktivitas fisik (p = 0,000; OR = 13,47; 95% CI = 3,52-51,58), dan pola istirahat (p = 0,016; OR = 0,196; 95% CI = 0,05-0,74).
Saran. Olahraga teratur dan terukur serta mengatur pola tidur yang disesuaikan dengan umur.
Kata kunci: Faktor Risiko, Hipertensi
References
Armilawati, Amalia H, Amirudin R. 2007. Hipertensi dan faktor risikonya dalam kajian epidemiologi. Bagian Epidemiologi FKM UNHAS. [serial online]. [dikutip tanggal 20 Oktober 2018]. Diakses dari : http://www.CerminDuniaKedokteran.com/index.php.
Bansil, P. 2011. Associations Between Sleep Disorders, Sleep Duration, Quality of Sleep, and Hypertension: Results From the National Health and Nutrition Examination Survey, 2005 to 2008. Division for Heart Disease and Stroke Prevention, Centers for Disease Control and Prevention: Atlanta.
Bustan MN. 2007. Epidemiologi penyakit tidak menular. Jakarta : Rineska Cipta. 29-38.
Cardiology Channel, Hipertension (High Blood Pressure): [Dikutip tanggal 19 Oktober 2018]. Diakses dari: http://www.cardiologychannel.com
Dalimarta. 2008. Care your self hipertensi. Jakarta. Penebar Plus
Dinkes Kota Pekalongan. 2018. Jumlah kasus penyakit terbanyak dan hipertensi di Pekalongan tahun 2018. Kota Pekalongan.
Gangwisch, JE., Heymsfi eld SB., Boden AB., Bujis RM., Kreier F., Pickering TG. 2006. Short Sleep Duration as a Risk Factor for Hypertension: Analyses of the First National health and Nutrition Examination Survey. American Heart Association: 7272 Greenville Avenue, Dallas.
Gray HH, Dawkins KD, Morgan JM, Simpson IA. 2005. Letcure notes: Kardiologi. Jakarta: Erlangga.57-69.
Hidayat, A., Musrifatul. 2008. Keterampilan Dasar Praktek Klinik untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika
Kumar V, Abbas AK, Nelson F. Hypertensive vascular disease. Dalam : Robbin and Cotran. 2005. Pathologic Basis of Disease, 7th edition. Philadelphia : Elsevier Saunders, 528-29.
Mannan H. 2012. Faktor risiko kejadian hipertensi di wilayah kerja puskesmas Bangkala Kabupaten Jeneponto [skripsi]. Makasar : Universitas Hasanudin Makasar.
Musthofa K. 2013. Hubungan pengetahuan dengan perilaku penderita hipertensi dalam pencegahan stroke di Puskesmas Ponorogo Utara Kabupaten Ponorogo [skripsi]. Ponorogo: Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Notoadmodjo S. 2005. Ilmu Kesehatan Masyarakat Edisi I. Jakarta: Medika Cipta. 127-32
Notoadmodjo S.2002. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta: 88-90.
Potter dan Perry. 2006. Fundamental Keperawatan. Jakarta: EGC.
Raihan LN, Erwin, Dewi AP. 2014. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi primer pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Rumbai Pesisir. [skripsi]. Pekanbaru; Universitas Riau.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). 2018. Badan penelitian dan pengembangan kesehatankementrian kesehatan RI.
Robbins. 2010. Buku ajar patologi, Edisi 7. Volume 2. Jakarta : Buku kedokteran EGC ; 379.
Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2007. Letcure notes: Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga; 317-21.
Scholze J, Grimm E, Herrmann D, Unger T, Kintscher U. 2007. Treatment of obesity related hypertension ; the hypertension obesity sibutramine (HOS) study. Circulation. 155: 91-98.
Sherwood L. 2014. Fisiologi manusia dari sel ke sistem. Edisi 8. Jakarta : Buku kedokteran EGC ; 408.
Sugiharto A. 2007. Faktor-faktor risiko hipertensi grade II pada masyarakat (studi kasus di Kabupaten Karanganyar) [tesis]. Semarang: Universitas Diponegoro.
Tim Redaksi Vitahealth (Sustrani L, Alam S, Hadibroto I). 2006. Hipertensi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2006. 12,26.
World Health Organization (WHO). World health day 2013: calls for intensified efforts to prevent and control hypertension. 2013. [cited 2014 Dec 19] Available from: http://www.who.int/workforcealiance/media/news/2013/who2013story/en/
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with PENA MEDIKA : JURNAL KESEHATAN agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the PENA MEDIKA : JURNAL KESEHATAN right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





