Studi Peninjauan Kualitas Minyak Goreng Hasil Pemanasan Berdasarkan Pada Bilangan Penyabunan
DOI:
https://doi.org/10.31941/pmjk.v9i2.957Abstract
Minyak goreng termasuk dalam 9 bahan pokok makanan yang dibutuhkan oleh masyarakat sehingga tingkat kebutuhan minyak goreng sangat tinggi. Minyak goreng dapat mengalami kerusakan akibat reaksi oksidasi dari suatu pemanasan. Salah satu pemicu terjadinya reaksi oksidasi adalah pemanasan. Minyak yang dipanaskan akan turun kualitasnya atau bahkan menjadi rusak. Masyarakat banyak menggunakan minyak goreng dengan lama pemanasan yang tidak lama dan digunakan secara berulang. Hal ini akan mempengaruhi kualitas dari minyak goreng tersebut. Minyak goreng dengan kualitas jelek, apabila dikonsumsi dapat menimbulkan penyakit hipertensi, jantung, dan stroke. Penentuan kualitas minyak dapat dilakukan dengan mengukur bilangan penyabunan yang terdapat pada sampel minyak goreng. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan lama pemanasan terhadap kualitas minyak goreng yang ditinjau dari bilangan penyabunan.
Sampel yang digunakan adalah minyak goreng curah yang banyak dikonsumsi oleh konsumen dan dari produsen yang berbeda di Kota Pekalongan. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengujian ini mengacu pada syarat mutu minyak goreng berdasarkan SNI 7431 : 2015. Angka penyabunan pada minyak goreng sesuai SNI 7431 : 2015 adalah 180 – 265 mg kOH/g. Penetapan angka bilangan penyabunan digunakan metode titrasi asidi alkalimetri.
Hasil pengujian bilangan penyabunan pada kelima sampel yaitu 183.2 - 240.22 mg NaOH/gram. Hasil tersebut tidak melebihi batas standar yang ditetapkan oleh SNI 7431 : 2015 yaitu 180 - 265 mg. Namun jika dilihat dari parameter lama pemanasan seluruh sampel mengalami kenaikan bilangan penyabunan pada tiap kenaikan lama pemanasan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin lama minyak goreng dipanaskan, maka akan semakin besar pula tingkat kerusakan dan penurunan kualitas dari minyak goreng tersebut.
Keywords: Kualitas, Minyak Goreng, Lama Pemanasan, Bilangan Penyabunan
References
Organoleptik Tempe pada Pengulangan. Jurnal Pangan Gizi vol. 01.
Anonim. 2010. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Rajawali press. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. SNI-3555-1998. Cara Uji Minyak dan Lemak. Badan Standarisasi Nasional.Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. SNI-3741-2013. Standarisasi Mutu Minyak Goreng.Badan Standarisasi Nasional. Jakarta
Fessenden, R. J dan Fessenden J. 1994. Kimia Organik Edisi Ketiga. Erlangga. Jakarta.
Gandjar, G. H dan Rohman, A. 2007. Kimia Farmasi Analisis. Pustaka Pelajar.Yogyakarta.Graha,
HAM, Mulyono. 2006. Membuat Reagen Kimia di Labotarium. PT. Bumi Aksara.Jakarta
Kataren, S. 1986. Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. UI Press. Jakarta
Muchtadi, Dedi. 2009. Pengantar Ilmu Gizi. Bandung: Penerbit Alfa Beta. Cit Putri, S. Islamia Dhahono. 2015. Efek Lama Pemanasa Terhadap Perubahan
BilanganPeroksida Minyak Goreng yang Berpotensi Karsinogenik pada Pedagang Gorengan Di Kelurahan Pasar Minggu Tahun 2015. Skripsi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehata, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Pudjatmaka, A. Hadyana. 2002. Kamus Kimia. Jakarta: Balai Pustaka
Standar Nasional Indonesia. 1995. Bahan Tambahan Makanan. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.
Standar Nasional Indonesia. 2008. Perlengkapan Makanan dan Minuman. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta
Standar Nasional Indonesia. 2013. Minyak Goreng. Badan Standarisasi Nasional.Jakarta
Standar Nasional Indonesia. 2015. Mutu dan Metode Uji Minyak Nabati Murni untuk Bahan Bakar Diesel Putaran Sedang. Badan Standarisasi Nasional
Widayat, Suherman dan K, Haryani. 2006. Optimasi Proses Adsorbsi Minyak Goreng Bekas Dengan Adsorbent Zeloit Alam : Studi Pengurangan Bilangan Asam. Jurnal. Fakultas Teknik. Universitas Diponegoro Semarang.
Winarno, F. G. 1995. Enzim Pangan. Jakarta: Gramedia Pustaka Winarno, F. G. 1984. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka
Winarno, F. G. 1991. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka
Winarno, F. G. 1999. Minyak Goreng dalam Menu Masyarakat. Jakarta: Gramedia Pustaka
Winarno, F. G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka
Winarno, F. G. 2008. Kimia Pangan dan Gizi Edisi Baru. Jakarta: Gramedia Pustaka
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with PENA MEDIKA : JURNAL KESEHATAN agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the PENA MEDIKA : JURNAL KESEHATAN right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





