KRITIK SOSIAL DALAM BINGKAI REALISME MAGIS PADA NOVEL CANTIK ITU LUKA KARYA EKA KURNIAWAN

Penulis

  • Dina Mustafidah Universitas Pekalongan
  • Dina Nurmalisa Universitas Pekalongan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kritik sosial yang dihadirkan melalui narasi realisme magis pada novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif deskriptif dan pendekatan sosiologi sastra. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi realisme magis dalam novel tersebut ditandai dengan kemunculan lima karakteristik realisme magis menurut Faris meliputi; unsur yang tidak tereduksi, dunia yang fenomenal, alam yang bercampur, unsur keragu-raguan yang tidak menentu, serta kekacauan terhadap waktu ruang dan identitas. Narasi realisme magis dalam novel tersebut mengandung kritik sosial yang relevan dalam kehidupan masyarakat. Berbagai bentuk kritik sosial yang ditemukan melalui narasi realisme magis dalam novel ini merupakan sebuah bentuk potret kenyataan sosial yang terjadi di Indonesia. Kritik sosial tersebut didominasi oleh kritik mengenai isu perempuan, kemudian diikuti dengan kritik mengenai disorganisasi keluarga, kriminalitas dan peperangan.

Kata kunci: kitik sosial, novel, sastra

Referensi

Adon Nasrullah, Jamaludin. (2016). Dasar-Dasar Patologi Sosial. Bandung: Pustaka Setia

Endraswara, Suwandi. (2011). Metodologi Penelitian Sosiologi Sastra. Yogyakarta: CAPS

Faris, Wendy B. (2004). Ordinary Enchantments: Magical Realism and the Remystification of Narrative. Nashville: Vanderbilt University Press

Faris, Wendy B., Parkinson Zamora. (1995). Magical Realism: Theory, History, Community. London: Dike University Press.

Hasanah, F., Subekti, M. and Tri Handayani, V. (2018) ‘Makna Realisme Magis Dalam Novel Jours De Colère Dan ’Enfant Méduse Karya Sylvie Germain’, Litera, 17(3), pp. 316–335. doi: 10.21831/ltr.v17i3.19990.

Kurniawan, Eka. (2002). Cantik Itu Luka. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Moleong Lexy J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja. Rosdakarya

Nadliroh, Aisyatun. (2018). ‘Kritik Sosial dalam Novel “Larung” Karya Ayu Utami’. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Malang

Nurrahman, S., & Rosyidi, M. (2020). Magical Realism as Historical Discourse Reflected on Eka Kurniawan’s ’Beauty is A Wound’. Rainbow : Journal of Literature, Linguistics and Culture Studies, 9(1), 87-102. https://doi.org/10.15294/rainbow.v9i1.37820

Pradopo, Rachmat Joko. (2002). Kritik Sastra Indonesia Modern. Yogyakarta: Gama Media

Sahidillah, Muhammad Wildan and , Drs. Adyana Sunanda, M.Pd., (2018) ‘Kritik Sosial dalam Kumpulan Puisi Stanza dan Blues Karya W.S. Rendra: Tinjauan Sosiologi Sastra dan Relevansinya dengan Bahan Ajar di SMA’. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Soekanto, Soerjono. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers

Wijayanti, M. and Dermawan, R. N. (2019) ‘Masalah Sosial Dan Kritik Sosial Dalam Naskah Drama Monolog Sarimin Karya Agus Noor: Sebuah Tinjauan Sosiologi Sastra’, Caraka, 5(2), p. 62. doi: 10.30738/caraka.v5i2.4834.

Yulianto, A. (2021) ‘Kritik Sosial Dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata’, Tuahtalino, 15(1), p. 104. doi: 10.26499/tt.v15i1.3321.

Unduhan

Diterbitkan

2022-10-01

Terbitan

Bagian

Artikel