Geostatistik Mineral Matter Batubara Pada Tambang Air Laya

Authors

  • Surya Amami P Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNSWAGATI
  • Masagus Ahmad Azizi Program Studi Teknik Pertambangan FTKE Universitas Trisakti

DOI:

https://doi.org/10.31941/delta.v2i1.473

Keywords:

batu bara, mineral matter, geostatistik, kriging

Abstract

Potensi batubara kokas sangat terbatas di dalam negeri mengingat produk ini merupakan jenis batubara peringkat tinggi (high rank coal) dan memiliki harga jual 2 hingga 3 kali harga batubara untuk kebutuhan pembangkit listrik. Nilai kalori dan kadar zat terbang adalah bagian dari indikator batubara kokas, yang ditentukan oleh mineral matter. Perkembangan harga batubara kokas yang cukup tinggi saat ini, bervariasi dari 80 hingga 120 US Dollar per ton baik di pasaran domestik maupun internasional maka akan sangat menguntungkan bila potensi batubara kokas yang dimiliki pertambangan batubara dapat dikelola dan dikembangkan. Salah satu faktor yang mempengaruhi harga batubara adalah mineral matter.Dalam statistika salah satu metode untuk menaksir kandungan mineral matter ini adalah metode ordinary kriging. Sebelum menggunakan metode ini, data dipastikan harus stasioner, kemudian ditentukan model estimasi yang sesuai untuk menaksir mineral matter.

References

Armstrong, M. 1998. Basic Linear Geostatistics. Berlin: Springer – Verlag.

Cressie, N. A. C. 1993. Statistics For Spatial Data. New York: John Wiley and Sons,Inc.

Delfiner, P. C. P. 1999. Geostatistics Modeling Spatial Uncertainty. New York: John Wiley and Sons, Inc.

Downloads

Published

2017-08-18