Efek Pemberian Pakan Fermentasi Dan Campuran Probiotik Terhadap Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)
DOI:
https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v21i2.2191Abstract
Udang vaname merupakan salah satu komoditas budidaya unggulan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian pakan fermentasi dengan dosis probiotik yang berbeda terhadap pertumbuhan (berat dan panjang) dan kelulushidupan udang vaname (L. vannamei). Penelitian ini dilakukan di Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem, Bali dengan model penelitian eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukan pemberian probiotik dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata pada laju pertumbuhan dan kelulushidupan udang vaname. Hasil terbaik untuk laju pertumbuhan (berat dan panjang) adalah perlakuan P3 (300 ml/kg pakan) dengan rata-rata berat 4.1873±0.234 g/ekor dan rata-rata panjang 7,7453±0.127 cm/ekor. Kemudian untuk kelulushidupan terbaik ditemukan pada perlakuan P2 (200 ml/kg pakan) dengan persentase kelulushidupan 98%. Untuk nilai parameter kualitas air selama masa penelitian cenderung stabil dengan nilai suhu berkisar antara 29-330C, salinitas 30-33 gr/l, oksigen terlarut 4.51-7.03 mg/l, dan pH berkisar antara 7.5-8.2. Kesimpulan yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini adalah dosis pakan fermentasi dan probiotik terbaik untuk peningkatan laju pertumbuhan udang adalah 300 ml/kg pakan, kemudian dosis terbaik untuk peningkatan nilai kelulushidupan udang adalah 200 ml/kg pakan.Downloads
Published
2022-09-30
Issue
Section
Artikel
License
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















