Analisis Risiko Usaha Kegiatan Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus): Studi Kasus Di Kabupaten Kutai Kertanegara
DOI:
https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v24i1.5391Abstract
Kegiatan pembenihan ikan nila (O. niloticus) merupakan kegiatan agrobisnis penting yang banyak dilakukan pada rantai bisnis usaha perikanan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kelayakan dan tingkat risiko pada usaha pembenihan ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024-November 2024 di Pokdakan Cahaya Ulam Desa Ponoragan Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus, dengan jumlah 14 pembudidaya. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis kelayakan dengan indikator Break Event Point (BEP) produksi dan harga dan analisis varian. Hasil penelitian pada usaha pembenihan ikan nila dengan nilai BEP produksi sebesar 34.032, BEP harga sebesar 80,75 layak dan menguntungkan untuk dijalankan secara finansial. Pada tingkat risiko terdapat risiko produksi, harga, dan pendapatan diperoleh nilai CV<0,5 dan nilai L>0, nilai ini menunjukkan hasil positif, dapat disimpulkan bahwa usaha pembenihan ikan nila di Pokdakan Cahaya Ulam mengalami keuntungan dan terhindar dari kerugian dengan memperhatikan beberapa faktor, yakni: jumlah produksi, harga, dan estimasi pendapatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















