BIOEKONOMI DAN PENGELOLAAN SUMBERDAYA LOBSTER (Panulirus sp) DI PERAIRAN KABUPATEN WONOGIRI

Authors

  • Muhammad Zainuddin Universitas Ronggolawe Tuban

DOI:

https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v17i1.615

Abstract

Lobster (Panulirus sp) merupakan salah satu sumberdaya perikanan yangmemiliki potensi untuk dimanfaatkan karena memiliki nilai ekonomi tinggi dalamperdagangan internasional. Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di KabupatenWonogirimerupakan salah satu daerah yang terdapat penangkapan lobster. Informasi tersebutpenting agar eksploitasi Lobster di Perairan Wonogiri dapat berjalan optimal, baiksecara biologi maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkateksploitasi Lobster yang optimal di Perairan Kabupaten Wonogiri. Penelitian dilaksanakandiKecamatan Paranggupito Kabupaten Wonogiri pada Oktober 2013 – Maret2014. Data dianalisis untuk menentukan produksi lestari perikanan tangkap, tingkatpemanfaatan sumberdaya Lobster dan bio-ekonomi model statis Gordon-Schaefer. Hasilpenelitian menunjukkan Lobster di Perairan Wonogiri dihasilkan oleh 1134 unit krendetdan 168 unit jaring hampar, dioperasikan oleh 137 orang. Maximum sustainable yield(MSY) Lobster di perairan tersebut adalah 2252 kg dengan effort optimum 1514 trip pertahun. Berdasarkan MSY tersebut, tingkat pemanfaatan sumberdaya Lobster pada tahun2013 mencapai 69 % dengan effort 2466 trip. Nilai maximum economic yield (MEY)2211 kg dengan effort 1310 trip per tahun dan rente ekonomi yang diperoleh Rp.220.543.974,00. Perhitungan tersebut memberikan indikasi perlunya pengurangan effortsebanyak 1365 trip pada tahun 2014 untuk pemanfaatan sumberdaya Lobster yangoptimal, secara biologi dan ekonomi.
Kata kunci : Model bioekonomi statis, MSY, MEY, lobster, perairan Wonogiri

Author Biography

Muhammad Zainuddin, Universitas Ronggolawe Tuban

Program Studi Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

References

Adi, Catur Purnomo. 2007. Optimasi Penangkapan Udang Jerbung (Penaeus merguiensis de Man) di Lepas Pantai Cilacap. [Tesis]. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor. 88 hlm.http://repository.ipb.ac.id /bitstre am/handle/123456789/41626/ 2007cpa.pdf?sequence=11.

Dinas Kehewanan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Wonogiri. 2013. Laporan Tahunan Dinas Kehewanan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Wonogiri Tahun 2013. Wonogiri: Dinas Kehewanan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Wonogiri. p 45.

Dinas Kehewanan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Wonogiri.. 2014. Statistik Perikanan Kabupaten Wonogiri Tahun 2014. Wonogiri: Dinas Kehewanan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Wonogiri.

Gordon, H. 1954. The Economic Teory of A Common Property Resources : The Fishery. Journal Political Economic, 62 :124-132.

Kecamatan Paranggupito Kabupaten Wonogiri. 2014. Kecamatan Dalam Angka 2013. Paranggupito. 45p. Pertanian. p303-309.

Schaefer, M.B. 1957. Some Considerations of Population Dynamics and Economics Relation toThe Management of Marine Fisheries. Canada: Journal of The Fisheries Research Board (14): 669681.

Sparre, P. and S. C. Venema. 1999. Introduksi Pengkajian Ikan Tropis: Buku 1 Manual. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan

bekerjasama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa, Badan Penelitian dan Pengembangan

Susanto. 2006. Kajian Bioekonomi Sumberdaya Kepiting Rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Jurnal Agrisistem, ISSN 1858 – 4330, 2 (2) : 55-67.

Downloads

Published

2018-06-05