Efisiensi Penambahan Tepung Bayam Anting (Acalypha indica) dan Limbah Tauge (Vigna radiata) Pada Pakan Ikan Gurami (Osphronemus gouramy)
DOI:
https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v21i2.2008Abstrak
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh pemberian pakan menggunakan penambahan tepung bayam anting dan tepung timbah tauge kacang hijau terhadap efisiensi pemanfaatan pakan, pertumbuhan dan kelulushidupan pada benih ikan gurame. Meode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuannya pakan adalah perlakuan dengan perbandingan tepung bayam anting dan tepung limbah tauge, dengan kadar protein 31 – 32 %, untuk perlakuan A; (0:0), B; (8:0). C; (3:3) dan B; (0:8) yang diperoleh dari perhitungan formulasi pakan. Pemberian pakan secara at satiation merupakan salah satu strategi dalam pemberian pakan yang tepat, diharapkan dapat memacu pertumbuhan yang cepat (compensatory growth), meningkatkan efektifitas pemanfaatan pakan dan menjaga kualitas air. Ikan uji yang digunakan adalah ikan gurami dengan panjang individu rata-rata 7,0±0,24 cm dan bobot individu rata-rata 6,04±0,2 g/ekor. Pemberian pakan pada pukul 08.00, 12.00 dan 16.00. Ikan uji dipelihara dengan padat tebar 10 ekor/wadah menggunakan wadah ember 20 liter dengan masa pemeliharaan 42 hari. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Data yang diamati meliputi total konsumsi pakan (TKP), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), protein efisiensi ratio (PER), laju pertumbuhan relatif (RGR), kelulushidupan (SR) dan kualitas air. Perlakuan EPP yang terbaik adalah perlakuan C 95,92±2,49%, nilai PER 3,00±0,077%. Perlakuan dengan laju pertumbuhan relatif terbaik adalah perlakuan C yaitu RGR 6,11±0,07 %/hari. Kualitas air pada media pemeliharaan selama penelitian berada pada kisaran yang layak untuk kehidupan benih ikan gurami.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















