Performa Reproduksi Induk dan Derajat Penetasan Telur Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Skala Hatchery
DOI:
https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v22i2.3474Abstrak
Tingginya nilai kematian di pusat pembenihan yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti produksi naupli yang dihasilkan kurang berkualitas yang dapat dipengaruhi oleh makanan kurang cocok, teknik pemeliharaan larva, dan pengelolaan yang belum memadai. tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui performa reproduksi dari udang vaname skala hatchrey.. Penelitian ini dilakukan di PT. Suri Tani Pemuka Uni Hatchery Singaraja, Bali yang berlangsung selama 3 bulan dengan kegiatan yang dilakukan yaitu meliputi persiapan bak, pemeliharaan induk, pemeliharaan telur dan naupli. Data produksi induk udang vaname selama pendataan 15 hari Performa reproduksi induk udang vaname siklus I selama 15 hari di PT.Suri Tani Pemuka Unit Hatchery Singaraja Bali didapatkan jumlah naupli/spawner sebesar 211.194 ekor/hari dari jumlah induk yang mature 102 ekor/hari, mated 52 ekor/hari, dan spend 48 ekor/hari. Dari jumlah induk yang spend didapatkan telur/spowner sebesar 343.734 butir/hari dengan nilai fertil yang cukup tinggi yaitu dengan rata-rata 65,87% dan derajat penetasan cukup baik dengan nilai rata-rata 61,53%. Naupli yang dihasilkan dari kegiatan produksi selama 15 hari tersebut sangat baik dengan grade naupli kirim A 75% dan B 25%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah kegiatan pembenihan benih skala hatchery memberikan dampak yang cukup baik terhadap performa reproduksi udang selama periode tersebut.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















