Efektifitas Penggunaan Diaphanosoma sp. Sebagai Substitusi Artemia sp. Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Larva Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Effectiveness Of Using Diaphanosoma sp. As A Substitution Of Artemia sp. On The Growth And Surviva
DOI:
https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v24i1.5628Abstrak
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) adalah komoditas perikanan bernilai tinggi di Indonesia, namun kualitas larva yang rendah akan berpengaruh terhadap tingkat produksi. Pakan alami seperti Artemia sp. mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva, namun harganya mahal. Alternatif ekonomis seperti Diaphanosoma sp. dibutuhkan karena mudah dikultur, tidak merusak kualitas air, dan tumbuh cepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas dan menentukan dosis tepat Diaphanosoma sp. sebagai substitusi Artemia sp. pada larva udang vaname (PL 3). Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik (LPS), dan laju pertumbuhan harian (LPH) antar perlakuan. Pertumbuhan tertinggi t pada perlakuan A (100% Artemia sp.), dengan LPS 5,94% dan LPH 0,68%. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada perlakuan C (50% Artemia sp. dan 50% Diaphanosoma sp.) sebesar 91,89%.
Keywords: Artemia salina, Diaphanosoma sp , Feed , Larvae, Vannamei shrimp
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















