PENGARUH PENGGUNAAN FERMENTASI TEPUNG Lemna sp. PADA PAKAN TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN, PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)
DOI:
https://doi.org/10.31941/penaakuatika.v17i1.622Abstrak
Lemna (Lemna sp.) merupakan salah satu bahan pakan alternatif sebagai sumber bahan pakan yang keberadaannya berlimpah di alam. Lemna mengandung nutrisi yang cukup baik yaitu protein kasar sebesar 23,47%, lemak kasar sebesar 3,99%, serat kasar sebesar 29,92%, abu sebesar 23,6%, serta bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) sebesar 19,02%. Serat kasar daun lemna sulit dicerna oleh ikan. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan tepung daun lemna sp. yang telah di fermentasi ke dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Ikan uji yang digunakan adalah ikan nila (O. niloticus) dengan bobot individu rata-rata 5,40±0,06 g/ekor. Pakan diberikan pada pukul 08.00, 12.00 dan 16.00 secara at satiation. Ikan uji dipelihara selama 42 hari dengan padat tebar 1 ekor/l. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan A, B, C dan D dengan konsentrasi masing-masing sebesar 0, 2,5, 5 dan 7,5%. Data yang diamati meliputi total konsumsi pakan (TKP), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), protein efisiensi rasio (PER), laju perumbuhan relatif (RGR), kelulushidupan (SR) dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi daun lemna memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap TKP, EPP, PER dan RGR dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap SR. Dosis optimum tepung lemna sebesar 3,91% mampu menghasilkan TKP maksimal sebesar 98,66 g, dosis optimum tepung lemna sebesar 4,11% mampu menghasilkan EPP maksimal 62,11%, dosis optimum tepung lemna sebesar 3,96% mampu menghasilkan PER maksimal sebesar 1,82% dan dosis optimum tepung lemna sebesar 3,98% mampu menghasilkan RGR maksimal sebesar 1,79%/hari.
Kata Kunci: fermentasi;lemna sp.; pemanfaatan pakan; pertumbuhan; kelulushidupan, O.niloticus
Referensi
Abidin, Z., M. Junaidi, Paryono, N. Cokrowati dan S. Yuniarti. 2015. Pertumbuhan dan konsumsi pakan ikan lele (Clarias sp.) yang diberi pakan berbahan baku lokal. Jurnal Depik, 4(1):33-39.
Dewanji, A. 1993. Amino Acid Composition Of Leaf Protein Extracted From Some Aquatic Weeds. J. Agric. Food Chem, 41:1232-1236.
De Silva, S.S. 1987. Finfish Nutritional Research in Asia. Proceeding of The Second Asian Fish Nutrition Network Meeting. Heinemann, Singapore. 128 p.
Effendie, M.I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara,Yogyakarta, 163 hlm.
Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan, Kanisius, Yogjakarta, 244 hlm.
El-Sayed M. F. A. 1999. Alternative Dietary Protein Source for Farmed Tilapia Oreochromis sp. Aquaculture. 179: 149‒106. El–Sherif M.S. and El–Feky AMI. 2009. Performance of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) Fingerlings. II. Influence of Different Water Temperatures. Int J. Agric Biol, 11:301-305.
Emaliana, S. Usman dan I. Lesmana. 2016. Pengaruh Perbedaan Suhu Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Mas Koi (Cyprinus carpio). [Skripsi]. Fakultas Pertanian, Universitas Sumatra Utara, Medan. 47 hlm.
Hanafiah, K., A. 2000. Rancangan Percobaan Teori dan aplikasi. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 193 hlm.
Hertanto, M. A., Y. Aida, dan B.B. R. Sidharta. 2013. Produksi Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) Jantan Menggunakan Madu Lebah Hutan. [Skripsi]. Fakultas Teknobiologi, Universitas Atmajaya, Yogyakarta. 40 hlm.
Hemre G.I, Mommsen T.P., and Krogdahl. 2002. Carbohydrates in fish nutrition: Effects On Growth, Glucose Metabolism And Hepatic Enzymes. Aquaculture Nutrition. 8(3):175-194.
Hepher, B. 1988. Nutrition on Pond Fisheries. Cambridge University Press. Cambridge USA, 388 pp.
Kelabora, D. M. 2010. Pengaruh Suhu Terhadap Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Larva Ikan Mas (Cyprinus carpio). Jurnal Berkala Perikanan Terubuk, 38(1):7181.
Khasani, I. 2013. Atraktan pada Pakan Ikan: Jenis, Fungsi, dan Respons Ikan. Jurnal Media Akuakultur, 8 (2):127-133.
Olaniyi, C. O. and I. O. Oladunjoye. 2012.Replacement Value of Duck Weed (Lemna Minor) in Nile Tilapia (Oreoochromis niloticus) Diet. Transnational Journal of Science and Technology, 2(9):54-62.
Ovie S. O., and Eze S. S. 2013. Lysine Requirement And Its Effect On Body Composition of Oreochromis niloticus Fingerlings. Journal of Fisheries and Aquatic Science, 8(1):94-100.
Pereira, L., T. Riquelme and H. Hosokawa. 2007. Effect of There Photoperiod Regimes on the Growth and Mortality of the Japanese Abalone (Haliotis discus hanaino). [Skripsi]. Kochi University, Aquaculture Department, Laboratory of Fish Nutrition, Japan, 26: 763-767 p.
Putri, D.R., Agustono dan S.Subekti. 2012. Kandungan Bahan Kering, Serat Kasar dan Protein Kasar pada Daun Lamtoro (Leucene glauca) yang Difermentasi dengan Probiotik sebagai Bahan Pakan Ikan. Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan, 4(2):161-167.
Rachmawati, D. 2014. Penambahan Fitase dalam Pakan Buatan sebagai Upaya Peningkatan Kecernaan, Laju Pertumbuhan
Spesifik dan Kelulushidupan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Saintek Perikanan, 10 (1) : 48-55.
Santiago, C.B. and Lovell, R.T. 1988. Amino Acid Requirement for Growth of Nile tilapia. J. Nutr., 118: 1.540-1.546.
Setiawati, J. E., Tarsim, Y.T. Adipura dan S. Hudaidah. 2014. Pengaruh Penambahan Probiotik pada Pakan dengan Dosis Berbeda terhadap Pertumbuhan, Kelulushidupan, Efisiensi Pakan dan Retensi Protein Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus). E- journal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, 1 (2): 151162.
SNI. 1999. Produksi Benih Ikan Nila Hitam (Oreochromis niloticusBleeker) Kelas Benih Sebar. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta, 13 hlm.
_____. 2009. Produksi Ikan Nila (Oreochromis niloticus Bleeker) Kelas Pembesaran di Kolam Air Tenang. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta, 12 hlm.
Solomon, S.G. and V. T. Okomoda. 2012. Growth Performance Of Oreochromis niloticus Fed Duckweed (Lemna minor) Based Diets In Outdoor Hapas. International Journal of Research in Fisheries and Aquaculture, 2(4): 61-65.
Srigandono, B. 1992. Rancangan Percobaan. Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro, Semarang, 178 hlm.
Steel, R. G. D., dan J. H. Torrie. 1989. Prinsip dan Prosedur Statistika.Gramedia Pustaka, Jakarta, 286 hlm.
Sukarman dan F. Ramadhan. 2015. Pemanfaatan Kulit Ari Kelapa sebagai Alternatif Bahan Pakan untuk Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Biologi, 8 (S1):15-20.
Sulawesty, F., T. Chrismadha, dan E. Mulyana. 2014. Laju Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio L) dengan Pemberian Pakan Lemna (Lemna perpusilla Torr.) Segar pada Kolam Sistem Aliran Tertutup. Jurnal Limnotek, 21 (2):177-184.
Tacon, A. E. J. 1987. The Nutrition and Feeding Formed Fish and Shrimp. a Training Manual Food and Agriculture of United Nation Brazilling , Brazil, 108 p.
Takeuchi, T. 1988. Laboratory workchemical evaluation of dietary nutriens. In: Watanabe, T. (Edo, Fish Nutrition and Mariculture, JICA, Tokyo Univ, Fish, 179 – 229p.
Tatangindatu, F., O. Kalesaran, dan R. Rompas. 2013. Studi Parameter Fisika Kimia Air pada Areal Budidaya Ikan di
Danau Tondano, Desa Paleloan, Kabupaten Minahasa. Jurnal Budidaya Perairan, 1(2):8-19.
Uddin, M. N., M. S. Rahman, dan M. Shahjahan. 2007. Effects of Duckweed (Lemna minor) As Supplementary Feed on Monoculture of Gift Strain of Tilapia (Oreochromis niloticus). J. Progrees Agric, 18(2) : 183-188.
Virnanto, L. A., D. Rachmawati, dan I. Samidjan. 2016. Pemanfaatan Tepung Hasil Fermentasi Azolla (Azolla microphylla) Sebagai Campuran Pakan Buatan untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Gurame (Osphronemus gouramy). Journal of Aquaculture Management and Technology, 5(1): 1-7.
Warasto, Yulisman dan M. Fitriani. 2013. Tepung Kiambang (Salvinia molesta) Terfermentasi sebagai Bahan Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(2):173-13.
Widyanti, W. 2009. Kinerja Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Diberi Berbagai Dosis Enzim Cairan Rumen pada Pakan Berbasis Daun Lamtorogung Leucaena leucocephala. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut
Pertanian Bogor, Bogor, 57 hlm.
Wilson, R.P. 1982. Energy Relationships in Catfish Diets. In: R.R. Stickney and R.T. Lovell (Eds.). Nutrition and Feeding of Channel Catfish. Southern Cooperative Series.
Yuniwati, M., F. Iskarima dan A. Padulemba. 2012. Optimasi Kondisi Proses Pembuatan Kompos dari Sampah Organik dengan Cara Fermentasi Menggunakan EM4. Jurnal Teknologi, 5(2):172-181.
Zahidah, W. Gunawan dan U. Subhan. 2012. Pertumbuhan Populasi Daphnia sp. yang Diberi Pupuk Limbah Budidaya Karamba Jaring Apung (KJA) di Waduk Cirata yang Telah Difermentasi EM4. Jurnal Akuatika, 3(1): 84-94.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















