Efektivitas Anestesi Dengan Penambah Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L.) dalam Media Untuk Transportasi Basah Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
Abstrak
Daun bandotan berpotensi sebagai bahan anestesi alami yang dapat dimanfaatkan untuk transpotasi ikan. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas dan nilai konsentrasi yang tepat ekstrak daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) terhadap kelangsunga hidup ikan nila dalam transportasi sistem basah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan ekstrak daun bendotan yaitu P0 (Kontrol), P1 (250 mg/3L), P2 (300 mg/3L), dan P3 (350 mg/3L) yang diulang sebanyak 3 kali pengulangan. Hewan uji menggunakan benih ikan nila yang diangkut dalam transportasi sistem basah selama 6 jam perjalanan. Dosis terbaik ekstrak duan bandotan yang dihasilkan yaitu pada P1 (250 mg/3L) dengan waktu induksi selama 40 menit, waktu sadar 5,5 jam dengan nilai SR 98.04±3.39%. Kualitas air media selama perjalanan dalam kondisi yang dapat ditolerasi ikan nila seperti suhu 26 – 27.2 °C, pH 7.43 – 7.66, dan DO 0.7 – 1.2 mg/L.
Kata kunci: anestesi, daun bandotan, ikan nila, survival rate, transportasi basah
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















