Optimalisasi Strategi Penangkapan Pole and Line melalui Variasi Jenis Umpan dan Waktu Tangkap sebagai Instrumen Industrialisasi Bahari Berkelanjutan di Jepang
Abstrak
Sebagai negara dengan tingkat konsumsi ikan yang sangat tinggi, Jepang sangat bergantung pada sektor kelautan, khususnya pada aktivitas penangkapan hasil laut yang melimpah. Berbagai jenis alat tangkap ikan telah dikembangkan, mulai dari peralatan tradisional hingga teknologi modern yang menggunakan mesin dan robot. Upaya ini dilakukan oleh pemerintah Jepang untuk memastikan ketersediaan ikan segar bagi masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil tangkapan ikan berdasarkan perbedaan warna umpan buatan serta untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh warna umpan terhadap efektivitas hasil tangkapan secara langsung di lapangan. Materi penelitian berfokus pada perbandingan warna umpan buatan guna meningkatkan hasil tangkapan metode pole and line. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umpan berwarna silver paling efektif dalam menarik ikan cakalang, dengan jumlah tangkapan tertinggi dibandingkan dua warna umpan lainnya. Selain itu, hasil tangkapan tercatat lebih tinggi secara signifikan pada sesi pagi hari (07:00–11:00) dibandingkan dengan sesi siang dan sore. Faktor lokasi penangkapan juga berkontribusi terhadap variasi hasil tangkapan, di mana beberapa lokasi menunjukkan tingkat produktivitas yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan waktu, lokasi, dan warna umpan yang tepat untuk mengoptimalkan hasil tangkapan menggunakan metode pole and line.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. Copyright of the article is transferred to the journal, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-Share alike (CC BY-NC-SA), (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/)
3. The articles published in the journal are open access and can be used for non-commercial purposes. Other than the aims mentioned above, the editorial board is not responsible for copyright violation


















