Juridical Review Of The Customary Sale And Purchase Of Land In Kalisalak Village, Limpung District, Batang District

Authors

  • Amri Panahatan Sihotang Semarang University
  • Udianto - Udianto Semarang University

DOI:

https://doi.org/10.31941/pj.v23i2.4271

Keywords:

Customary law, Buying and selling land

Abstract

A reform intended to ensure legal certainty and improve the quality of evidence is the sale and purchase of land, which was previously sufficient to be completed in the presence of the village head but now needs to be completed in the presence of the PPAT per land regulations. The issue at hand pertains to the proper methods for purchasing and disposing of customary land within Kalisalak village, as well as the challenges that may arise. This study employed an empirical juridical research design with analytical descriptive research criteria. The study's findings indicate that, despite certain barriers to customary land purchasing and selling, the community's continued practice of land transactions based on custom is still permitted as long as the "cash" and "clear" requirements are satisfied. To avoid disputes in the sale and purchase of land, the government must provide clearer regulations for oversight and implementation. Additionally, legal knowledge about these restrictions must be widely distributed. In order to acquire legal clarity regarding land rights, the PTSL program significantly benefits the community and makes obtaining property certificates simple. This research suggests that in order for current legislation to be relevant to current trends, the government should evaluate its customary land regulations

Downloads

Download data is not yet available.

References

Book :

Abdurrahman, Kedudukan Hukum Adat Dalam Perundang-Undangan Agraria Indonesia. Jakarta: Akademika Presindo, 1994.

Bernhard Limbong. Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan. Jakarta Selatan: Margaretha Pustaka, 2015.

Boedi Harsono. Menuju penyempurnaan hukum tanah nasional dalam hubungannya dengan TAP MPR RI IX/MPR/2001. Jakarta : Universitas Trisakti , 2002

. Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-undang

Pokok Agraria, Isi dan pelaksanaannya. Jakarta: Djambatan., 2000.

. Simposium undang-undang pokok agraria dan kedudukan tanah- tanah adat dewasa ini. BPHN Kalsel dan FH. Unilam. Bina Cipta, 1997.

Erwin Owan Hermansyah Soetoto, Zulkifli Ismail,Melanie Pita Lestari, Buku ajar hukum adat. Malang: Madza Media, 2021

Ishaq. Metode Penelitian Hukum Dan Penulisan Skripsi, Tesis, Serta Disertasi.Bandung: Alfabeta.

2017.

Rahmat Ramadhani, Dasar-dasar Hukum Agraria. Medan: Pustaka Prima, 2019

Sudargo Gautama, Tafsiran UUPA, Bandung: Citra Aditya Bakti, 1993

Wirjono Prodjodikoro, Hukum antar golongan di Indonesia. Bandung: Sumur, 2000

Urip Santoso, Hukum Agrari : Kajian Komprehensif, Edisi I. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012

Journal :

Ana

Silviana, "Kajian Tentang Kesadaran Hukum Masyarakat dalam

Melaksanakan Pendaftaran Tanah". (Jurnal, Vol. 7. Nomor 1. Januari 2012.hlm. 113), e-ISSN (http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/pandecta) .

Baiq Henni Paramita Rosandi, “Akibat hukum jual beli hak atas tanah yang belum didaftarkan”, (Jurnal IUS, Vol. IV, No. 3, Desember 2016, hlm 427).

B. Rini Heryant, Amri Panahatan Sihotang, & Aga Natalis. “Recognition of traditional inheritance law in indonesia: a case study of sedulur sikep traditional SOCIETY”. (PalArch’s Journal of Archaeology of Egypt / Egyptology, vol. 17, No. 10, 2020).

I Made Krishna Dharma Kusuma, Putu Gede Seputra, dan Luh Putu Suryani. “peralihan hak atas tanah melalui jual beli berdasarkan hukum adat”. (Jurnal Interpretasi Hukum, Vol. 1, No. 2

– September 2020, hlm. 215-216), e ISSN(https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/juinhum).

Mudemar A. Rasyidi, "Hukum Tanah Adalah Hukum yang Sangat Penting, Dibutuhkan Oleh Masyarakat/Bangsa Indonesia di Dalam Kehidupan Sehari-hari" (Jurnal Mitra Manajemen, Vol. 12, No 2, 2021, hlm. 55).

Ni Ketut Sari Adnyani, “Tinjauan yuridis sahnya jual beli hak milik atas tanah menurut hukum

adat dan undang- pokok agraria (UUPA) Di kabupaten karangasem”. Jurnal, Vol. 12, No.

1, 2013, hlm. 76. e-

ISSN(https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/MKFIS/article/view/1820)

Nur Hayati. “Peralihan Hak dalam Jual beli hak atas Tanah (Suatu Tinjauan Terhadap Perjanjian Jual beli Dalam Konsep Hukum Barat dan Hukum Adat dalam Kerangka Hukum Tanah Nasional)”, (Lex Jurnalica, volume 13, No 3, Desember 2016, hlm. 283).

Prancisca Romana Dwi Hastuti “Keabsahan jual beli hak atas tanah dibawah tangan diDesa patihan kecamatan sidoharjo kabupaten sragen (Tinjauan Beberapa Kasus Terkait di Pengadilan Negeri di Surakarta)” Jurnal Repertorium, Volume II, No. 2, Juli – Desember 2015, hlm.121).

Rachman dan Mahendra, "Analisis Yuridis Putusan Nomor 93/PDT.G/2018/PN SDA Tentang Pemenuhan Unsur Terang dan Tunai Dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Secara Angsuran yang Dibuat di Hadapan Notaris" (Jurnal novum, ART 1, In Press Syarat SPK 7, Juli 2021, hlm. 3).

Ratih Mega Puspa Sari, Sidik Purnama, dan Gunarto Gunarto "Peranan PPAT Dalam Pensertifikatan Tanah Akibat Jual Beli" (Jurnal Akta, volume 5 No 1 Maret 2018, hlm 241-244).

Rocky Samuel Palantung, dkk, "Prosedur Penerbitan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah Melalui Jual Beli Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997." (Lex Privatum volume. IX, No. 6, Mei 2021, hlm. 100).

Sudiyono, “Perolehan hak atas tanah menjadi sertifikat dengan letter C”(Jurnal Ilmiah FENOMENA, Volume XIV, No. 2, November 2016, hlm. 1523).

Urip Santoso “Jual-beli tanah hak milik yang bertanda bukti petuk pajak bumi (kutipan letter C)”(Jurnal-Perspektif, Volume XVII, No. 2, mei 2012, hlm.65).

Yosep Hadi Putra dan Nessa Fajriyana Farda, "Tinjauan Yuridis Tentang Kedudukan Hukum Adat Dalam Perkembangan Hukum Agraria Nasional" (Journal Review of Justisia volume.1 Issue.1, Maret 2019, hlm. 70)

III. Peraturan Perundang-undangan :

Kitab Undang-undang Hukum Perdata (Burgerlijk WetBoek voor Indonesie) Sekretariat Negara RI. Undang-undang RI Nomor 5 Tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria, 1960. Jakarta, 1960

Sekretariat Negara RI. Peraturan Pemerintah RI Nomor 24 Tahun 1997 tentang pendaftaran tanah, 1997. Jakarta, 1997

Sekretariat Negara RI. Peraturan Pemerintah RI Nomor 18 tahun 2021 tentang hak pengelolaan, hak atas tanah, satuan rumah susun, dan pendaftaran tanah. Jakarta 2021

IV. Internet :

Bekti, "Prosedur Jual Beli Tanah Yang Sah Sesuai Hukum",

(Online),(www.pinhome.id/blog/prosedur-jual-beli-tanah-yang-sah-sesuai- hukum/), di

akses 1 November 2021), 2021

Website,"Pengertian jual beli"(online), (http://www.jejakpendidikan.com/2018/10/pengertian-jual-beli.html?m=1), di akses 31 Oktober 2021

V. Wawancara :

Setiadi. Kepala Desa Kalisalak. Wawancara. Batang, 31 Januari 2022. Sunardi, warga Desa Kalisalak, Wawancara. Batang, 31 Januari 2022

Downloads

Published

2024-07-04