Acceleration of Legal Reformulation Regarding Non-Conviction Based Asset Forfeiture in Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31941/pj.v23i3.4783Abstract
Pemberantasan tindak pidana korupsi menjadi agenda penting di Indonesia, dan salah satu aspek krusialnya adalah perampasan aset hasil tindak pidana tersebut. Namun, Indonesia saat ini belum memiliki regulasi yang secara khusus mengatur perampasan aset tanpa tuntutan pidana (non-conviction based asset forfeiture), sehingga reformasi hukum dalam hal ini sangat penting untuk dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepastian hukum dan perlindungan hak-hak warga negara. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji praktik perampasan aset tanpa tuntutan pidana (Non-Conviction Based Asset Forfeiture) di negara-negara lain yang telah menerapkannya secara efektif, serta merumuskan desain model perampasan aset tanpa tuntutan pidana yang ideal untuk diterapkan di Indonesia dengan mempertimbangkan aspek kepastian hukum. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan. Sumber bahan hukum yang akan digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan (library research) dan analisis data kualitatif secara sistematis dan mendalam. Hasil penelitian memaparkan bahwa praktik perampasan aset tanpa tuntutan pidana (Non-Conviction Based Asset Forfeiture) telah diterapkan secara efektif di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Italia, dan Inggris dengan pengaturan yang berbeda-beda. Meskipun efektif, negara-negara tersebut juga menetapkan mekanisme pengawasan dan perlindungan hukum untuk memastikan penerapannya dilakukan secara adil dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku. Desain model perampasan aset tanpa tuntutan pidana yang ideal untuk diterapkan di Indonesia harus didasarkan pada prinsip-prinsip hukum seperti asas legalitas, due process of law, praduga tidak bersalah, dan proporsionalitas dengan menetapkan dasar hukum yang kuat, mekanisme peradilan yang adil dan transparan, standar pembuktian yang ketat, upaya hukum bagi pemilik aset, pembentukan lembaga khusus yang independen dan diawasi, perlindungan terhadap pihak ketiga beritikad baik, kerjasama internasional, transparansi pengelolaan aset, serta pengawasan dan evaluasi yang ketat.
Downloads
References
, S., Purwadi, H., & , H. (2018). Mekanisme Perampasan Aset Dengan Menggunakan Non-Conviction Based Asset Forfeiture Sebagai Upaya Pengembalian Kerugian Negara Akibat Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Hukum Dan Pembangunan Ekonomi, 5(1). https://doi.org/10.20961/hpe.v5i1.18352
Agustine, O. V. (2019). RUU Perampasan Aset Sebagai Peluang Dan Tantangan Dalam Pemberantasan Korupsi Di Indonesia. Hukum Pidana Dan Pembangunan Hukum, 1(2). https://doi.org/10.25105/hpph.v1i2.5546
Arti, N. D. B., & Rizky, R. Y. (2023). Analisis Korupsi Dan Upaya Mewujudkan Good Governance Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 15(2), 135–149. https://doi.org/10.33701/jiapd.v15i2.3798
Butarbutar, E. N. (2018). Metode Penelitian Hukum Langkah-Langkah Untuk Menemukan Kebenaran Dalam Ilmu Hukum. PT Refika Aditama.
Calamunci, F. M., Ferrante, L., Scebba, R., & Torrisi, G. (2023). Mafia doesn’t live here anymore: Antimafia policies and housing prices. Journal of Regional Science, 63(4), 1001–1025. https://doi.org/10.1111/jors.12647
Fajrin, Y. A., & Triwijaya, A. F. (2019). Punishment Asset Forfeiture for Corruptor In Perspective of Indonesian Community Justice. Fiat Justisia:Jurnal Ilmu Hukum, 13(3), 209. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v13no3.1702
Farida, Q. ‘Aini S. (2022). Implementation of Assets Confiscation in the Corruption Crime in Indonesia as Additional Criminals Based of Human Rights Perspective. International Journal of Social Science and Human Research, 05(08). https://doi.org/10.47191/ijsshr/v5-i8-18
Fauzia, A., & Hamdani, F. (2022). Analysis Of The Implementation Of The Non-Conviction-Based Concept In The Practice Of Asset Recovery Of Money Laundering Criminal Act In Indonesia From The Perspective Of Presumption Of Innocence. Jurnal Jurisprudence, 11(1), 57–67. https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v11i1.13961
Fitriyani, D., & Maizaroh, M. (2023). Possibility of Implementing In-Rem Asset Forfeiture as an Asset Recovery Effort in Indonesia. AML/CFT Journal: The Journal of Anti Money Laundering and Countering the Financing of Terrorism, 1(2), 205–219. https://doi.org/10.59593/amlcft.2023.v1i2.62
Hapsari, S. T., Madjid, A., & Aprilianda, N. (2022). Confiscation Of Assets In Economic Crime. Audito Comparative Law Journal (ACLJ), 3(2), 31–43. https://doi.org/10.22219/aclj.v3i2.22185
Hidayat, A. A., & Karim, M. S. (2023). The Urgency Of Asset Confiscation Without Criminal Prosecution In Corruption Crimes As Renewal Of Indonesian Criminal Law. Al-Risalah Jurnal Ilmu Syariah Dan Hukum, 49–71. https://doi.org/10.24252/al-risalah.vi.37164
Irianto, Y. (2022). Rekonstruksi Regulasi Keabsahan Penyitaan Asset Milik Tersangka Oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Berbasis Keadilan. Universitas Islam Sultan Agung.
Irwan, T. (2021). Implementasi Upaya Pemulihan Aset Korban Kejahatan Tindak Pidana Penipuan dan Pencucian Uang Dalam Kasus First Travel. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 5(4). https://doi.org/10.58258/jisip.v5i4.2223
J. Moleong, L. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Jannah, N., Khoidin, M., & Suhartono, S. (2023). Analyzing the Legality of Confiscating Third Party Property in Cases of Corruption. Nurani Hukum, 6(1), 181. https://doi.org/10.51825/nhk.v6i1.19395
Kristanto, K., Farina, T., & Sulang, R. (2022). Restoration Model For State Financial Losses Due To Corruption Crimes Through Forfeiture Civil Law. International Proceeding On Religion, Culture, Law, Education, And Hindu Studies, 1.
Latif, S., & Ramadani, R. (2022). The Recovery of State Losses through Corruption Asset Confiscation: Policies and Obstacles. Iapa Proceedings Conference, 312. https://doi.org/10.30589/proceedings.2022.703
Mahmud, A., Zakaria, C. A. F., Syawali, H., Amarulloh, R., & Puspa, W. (2022). Confiscation of Assets Resulting from Corruption in Criminal Law and Islamic Law. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220407.073
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian Hukum: Edisi Revisi. Kencana.
Maulana, A. (2019). Kebijakan Hukum Pidana Dalam Perumusan Plea Bargaining System Pada Pembaruan Peradilan Pidana Indonesia. Universitas Trisakti.
Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram University Press.
Ndaomanu, M. (2023). Claims for the Rights of Third Parties in Good Faith Against Confiscation of Goods in Corruption Criminal Decisions. Contemporary Issues on Law and Development: Social, Political and Legal Aspects, 9(2). https://doi.org/https://journal.unnes.ac.id/sju/ulj/issue/view/2695
Nugraha, M. Y., Haeranah, & Azisa, N. (2023). Confiscation of assets without a criminal decision in recovering state financial losses due to crime of corruption. Law Science and Field, 11(6).
Pratiwi, C. S., Purnamawati, S. A., Fauzi, & Purbawati, C. Y. (2016). Penjelasan Hukum Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik. Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan (LeIP).
Prawira, M. Y., & Alamsyah, F. (2023). The Implementation of Mutual Legal Assistance between Indonesia and Switzerland Regarding Asset Recovery. Indonesian Comparative Law Review, 5(2), 58–74. https://doi.org/10.18196/iclr.v5i2.17435
R., M. F. A., Karim, M. S., & Haeranah. (2022). The Concept of Non-Conviction Based Asset Forfeiture As a Legal Policy in Assets Criminal Action of Corruption. Law Science and Field, 11(5). https://doi.org/https://doi.org/10.35335/legal.v11i5.515
Rampadio, H., Fauzia, A., & Hamdani, F. (2022). The Urgency Of Arrangement Regarding Illicit Enrichment In Indonesia In Order To Eradication Of Corruption Crimes By Corporations. Jurnal Pembaharuan Hukum, 9(2), 225. https://doi.org/10.26532/jph.v9i2.17625
Ruhijat, T. R., Roejito, Kapopang, H., Imran, Hidayati, F. R., Susanto, A., Hapsari, R. D. C., Priskilla, Yulianita, Y., Darmawan, W. N., Sanjaya, H., Putra, W. E., & Wahyudi, A. (2019). Bunga Rampai: Memperkuat Peradaban Hukum dan Ketatanegaraan Indonesia. Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial Republik Indonesia.
Saputra, R. (2017). Tantangan Penerapan Perampasan Aset Tanpa Tuntutan Pidana (Non-Conviction Based Asset Forfeiture) dalam RUU Perampasan Aset di Indonesia. INTEGRITAS, 3(1), 115. https://doi.org/10.32697/integritas.v3i1.158
Stevenson, D. D., & Wagoner, N. J. (2011). FCPA Sanctions: Too Big to Debar? SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.1811126
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Suud, A. K. (2020). Optimization Of The Role Of Asset Recovery Center (Ppa) Of The Attorney-General’s Office Of The Republic Of Indonesia In Asset Recovery Of Corruption Crime Results. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 9(2), 211. https://doi.org/10.25216/jhp.9.2.2020.211-231
Syarafi, T., & Syahbandir, M. (2024). Confiscation of Corruption Asset in The Indonesian Legal System: A Study of Criminal Law in Aceh. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 8(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/sjhk.v8i2.20045
Tromme, M. (2019). Waging War Against Corruption in Developing Countries: How Asset Recovery Can be Compliant with the Rule of Law. Duke Journal of COmparative & International Law, 29(2).
Utari, I. S., & Arifin, R. (2019). Law Enforcement and Legal Reform in Indonesia and Global Context: How the Law Responds to Community Development? Journal of Law and Legal Reform, 1(1), 1–4. https://doi.org/10.15294/jllr.v1i1.35772
Weedn, V. W., Elizabeth Zaney, M., McCord, B., Lurie, I., & Baker, A. (2021). Fentanyl‐related substance scheduling as an effective drug control strategy. Journal of Forensic Sciences, 66(4), 1186–1200. https://doi.org/10.1111/1556-4029.14712
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Shri Hardjuno Wiwoho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













