Bantuan Hukum Cuma-Cuma Bagi Tersangka yang Tidak Mampu Pada Tingkat Penyidikan
DOI:
https://doi.org/10.31941/pj.v19i2.1119Abstract
Suspects have the right to obtain legal assistance, especially for suspects who are classified as economically disadvantaged in accordance with Article 56 of the Criminal Procedure Code (KUHAP). The facts show that there are many irregularities in the implementation of legal aid, therefore it is necessary to know about the implementation of free legal aid for suspects who are incapacitated at the level of investigation and the factors that become obstacles in the implementation of legal aid. This legal research is an empirical legal research and this research is descriptive in nature. The data used are primary data and secondary data. The techniques used to collect data were document study techniques and interview techniques. Inhibiting factors affecting the implementation of free legal aid for suspects who are unable at the level of investigation can be classified and differentiated into 3 factors, namely, legal substance, legal structure, and legal culture).
Keywords: Legal Aid, Criminal Cases
Downloads
References
Abdul Ghofur Anshori, 2006. Filsafat Hukum Sejarah, Aliran dan Pemaknaan, (Yogyakarta: Gajah Mada University Press)
Abdul Manan. 2006. Aspek-aspek Perubah Hukum, Cet. Ke-3, (Jakarta: Kencana Prenada Media)
Abdurahman. 1980. Beberapa Aspek tentang Bantuan Hukum Di Indonesia, (Jakarta: Universitas Indonesia)
Abdurrahman. 1980. Pembaharuan Hukum Acara Pidana dan Hukum Acara Pidana Baru di Indonesia, (Bandung: Alumni)
Ach.Tahir, Iswantoro, Siti Fatimah, Resti Dian Luthviati, Rian Saputra, Abdul Kadir Jaelani, The Model Of Criminal Policy To Customary Law Society After Decision Of The Constitutional Court Of The Republic Of Indonesia Number 95/Puu-Xii/2014, International Journal of Advanced Science and Technology Vol. 29, No. 4, (2020).
Ade Irawan Taufik, “Sinergisitas Peran dan Tanggung Jawab Advokat Dan Negara Dalam Pemberian Bantuan Hukum Cuma-Cuma”, Jurnal Rechtsvinding,Volume 2 Nomor 1 Tahun 2013.
Andi Hamzah. 2008. Hukum Acara Pidana Indonesia, (Jakarta: Sinar Grafika)
Angga Angga & Ridwan Arifin, “Penerapan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Kurang Mampu di Indonesia”, Diversi Jurnal Hukum, Vol. 4, No.2 Tahun 2018.
Anggri Rudianto, Suhariningsih, Bambang Winarno. Kewenangan Pemegang Protokol Notaris yang Meninggal Dunia untuk Mengeluarkan Salinan Akta dari Minuta Akta yang Belum Lengkap Tanda Tangannya, Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, Vol.19, No.1, Juni, 2020.
Anik Indriono, Implementasi Standar Sumber Daya Manusia dan Pelayanan Minimal Kesehatan di Kota Pekalongan, Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, Vol.19, No.1, Juni, 2020.
Barda Nawawi Arief. 2010. Pendekatan Keilmuan dan Pendekatan Religius dalam Rangka Optimalisasi Penegakan Hukum (Pidana) di Indonesia, (Bandung: Badan Penerbit Universitas Diponegoro).
Abdul Kadir Jaelani, I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, Lego Karjoko. The Political Law of the Constitutional Court In Canceling the Concept of the Four Pillars as an Pancasila as the State Foundation, Talent Development & Excellence, Vol.12, No.2s, 2020.
Diding Rahmat, “Implementasi Kebijakan Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu Di Kabupaten Kuningan”, Jurnal Unifikasi, Vol. 04 Nomor 01 Januari 2017.
Endang Yuliana Susilawati Tabah Budi Prasetyo, Law Compliance Against Perpetrators of Covid-19's Forced Retrieval, Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, Vol.19, No.1, Juni, 2020.
Erina Pane & Adam Muhammad Yanis. Reconstruction of Mining Policies on Justice in Lampung Province, Jurnal Bestuur Vol. 8, Issue 2, December, 2020.
Ika Khairunnisa Simanjuntak, Pengecualian Rahasia Perbankan untuk Kepentingan Perpajakan di Indonesia, Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, Vol.19, No.1, Juni, 2020
Luthviati, R.D, The Role of Local Governments in the Defense of Leading Products, Jurnal Bestuur Vol. 8, Issue 2, December, 2020.
Monika Suhayati, “Pemberian Bantuan Hukum Cuma-Cuma oleh Advokat Berdasarkan Undang-Undang No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat”, Negara Hukum, Volume 3, Nomor 2 Tahun 2012.
Multimatun Ni’ami, Bisnis Transportasi dalam Pusaran Globalisasi, Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, Vol.19, No.1, Juni, 2020.
Saputra, Rian, Development of Creative Industries as Regional Leaders in National Tourism Efforts Based on Geographical Indications, Jurnal Bestuur Vol. 8, Issue 2, December, 2020.
Siti Fatimah, Iswantoro, Udiyo Basuki, Rian Saputra, Abdul Kadir Jaelani. The Public Policy Of Local Government In Protecting Geographic Indication As A Leading Regional Product, International Journal of Advanced Science and Technology Vol. 29, No. 4, (2020).
Sugianto, Optimalisasi Kemandirian Kelautan dalam Mewujudkan Pembangunan Budaya Maritim Nasional, Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, Vol.19, No.1, Juni, 2020.
Taufiq Taufiq, Sanksi Hukum Terhadap PelakuTindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum, Vol.19, No.1, Juni, 2020.
Triwanto Triwanto & Esti Aryani, “The Urgency of Granting Authority to Assess Corruption Justice Collaborators”, Bestuur, Vol 8, Nomor 1 (2020)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Rio Saputra, Mokhammad Najih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













