The Paradigm of Termination of Employment Relationship Againts Worker/Labor Suspected in Criminal Action

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31941/pj.v22i3.2239

Abstract

After the issuance of Law Number 11 of 2020 on Job Creation, several policies in Indonesia are amended, including the Manpower Law, especially regarding the termination of employment relationship on worker/labor suspected of committing a criminal action. This research is a normative legal research that uses a statutory approach and a conceptual approach. The result of this research shows that there has been a change of paradigm on the policy of termination of employment relationship against worker/labor suspected of committing a criminal action, which previously was based on the principle of presumption of guilt and became the principle of efficiency of justice. This happened since the policy on the termination of employment relationship based on the principle of presumption of guilt creates several issues, such as the lengthy period to wait for a legally binding decision, employers are unable to get a substitute worker/labor, worker/labor who has not been working in a long period will find difficulties when he returns to work.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisikin, Zainal, Dasar-Dasar Hukum Perburuhan, 4 (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002)

Anugroho, Adhi, Ratih Lestarini, and Tri Hayati, ‘Analisis Yuridis terhadap Asas Efisiensi Berkeadilan Berdasarkan Pasal 33 ayat (4) UUD 1945 dalam Peraturan Perundang-undangan di Bidang Ketenagalistrikan’, Jurnal Hukum & Pembangunan, 47.2 (2017), 183–210 <https://doi.org/10.21143/jhp.vol47.no2.1451>

Atmasasmita, Romli, Teori Hukum Integratif Rekonstruksi Terhadap Teori Hukum Pembangunan Dan Teori Hukum Progresif (Yogyakarta: Genta Publishing, 2012)

Cooter, Robert, and Thomas Ulen, Law and Economics, 6th edn (Boston: Addison Wesley, 2012)

Djumialdji, F.X., Perjanjian Kerja, 1 (Jakarta: Sinar Grafika, 2005)

Hamzah, Andi, Hukum Acara Pidana Indonesia (Jakarta: Sinar Grafika, 2002)

Herdiana, Dadan, ‘Pemutusan Hubungan Kerja karena Kesalahan Berat Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 Tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial’, Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan, 5.1 (2018), 394–410 <http://dx.doi.org/10.32493/SKD.v5i1.y2018.1540>

Hidayat, Maskur, ‘Pembaruan Hukum Terhadap Lembaga Praperadilan Melalui Putusan Pengadilan’, Yuridika, 30.3 (2015), 505–24 <https://doi.org/10.20473/ydk.v30i3.1953>

Husin, Kadir, and Budi Rizki H., Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia (Jakarta: Sinar Grafika, 2016)

Jr., Richard O. Zerbe, Efficiency in Law and Economics (Cheltenhan, 2001)

Marzuki, Peter Mahmud, Penelitian Hukum (Edisi Revisi) (Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2017)

Mertokusumo, Sudikno, Penemuan Hukum (Sebuah Pengantar) (Yogyakarta: Liberty, 2001)

Notohamidjoyo, O., Demi Keadilan Dan Kemanusiaan: Beberapa Bab Dari Filsafat Hukum (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1975)

Nowak, Manfred, Introduction to International Human Rights Regime (Leiden: Martinus Nijhoff Publishers, 2002)

Nugraha, Xavier et.al., ‘Analysis of The Offense of Unpleasant Action in Article 335 Paragraph (1) of The Indonesian Criminal Code’, Jurnal Hukum Volkgeist, 5.2 (2021), 151-159 <https://doi.org/10.35326/volkgeist.v5i2.678>.

Nusi, Hartati S, ‘Penangkapan dan Penahanan sebagai Upaya Paksa dalam Pemeriksaan Perkara Pidana’, 5.4 (2016), 60–67.

Pelafu, Fiona L., ‘Pelaksanaan Putusan Pengadilan Dalam Perkara Pidana Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana’, Lex Crimen, 6.3 (2017), 86–93

Posner, Richard A., Economic Analysis of Law, 4th edn (Boston: Little Brown and Company, 1992)

Ramadhan, Febriansyah, Xavier Nugraha, Patricia Inge Felany, ‘Penataan Ulang Kewenangan Penyidikan Dan Penuntutan Dalam Penegakan Hukum Pelanggaran HAM Berat’, Veritas et Justitia, 6.1 (2020), 172-212 <https://doi.org/10.25123/vej.v6i1.3514>.

Raymond, Leigh Stafford, Private Rightsin Public Resources: Equity and Property Allocation in Market-Based Environmental Policy (Washington DC: Resources for the Future, 2003)

Reskodiputro, Marjono, Hak Asasi Manusia Dalam Sistem Peradilan Pidana (Jakarta: Pusat Pelayanan Keadilan dan Pengabdian Hukum, Lembaga Kriminologi Universitas Indonesia, 1995)

Simanjutak, D. Danny H., PHK Dan Pesangon Karyawan, 1 (Yogyakarta: Pustaka Yustisia, 2007)

Siregar, Doli D., Manajemen Aset: Strategi Penataan Konsep Pembangunan Berkelanjutan Secara Nasional Dalam Konteks Kepala Daerah Sebagai CEO’s Pada Era Globalisasi & Otonomi Daerah (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2004)

Soepomo, Imam, Hukum Perburuhan Bidang Hubungan Kerja, 5 (Jakarta: Djambatan, 1983)

Soeroso, R., Praktik Hukum Acara Perdata: Tata Cara Dan Proses Persidangan (Jakarta: Sinar Grafika, 1993)

Sonata, Depri Liber, ‘Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris: Karakteristik Khas dari Metode Penelitian Hukum’, FIAT JUSTISIA:Jurnal Ilmu Hukum, 8.1 (2015), 15–35 <https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no1.283>

Staveren, Irene van, Efficiency Dalam Handbook of Economics and Ethics, 4th edn (Cheltenhan: Edward Elgar Publishing, 2009)

Sugianto, Fajar, ‘Efisiensi Ekonomi sebagai Remedy Hukum’, DIH Jurnal Ilmu Hukum, 9.18 (2013), 85–92 <https://doi.org/10.30996/dih.v9i18.276>

Suwiryo, B., Hukum Ketenagakerjaan (Yogyakarta: LaksBang PRESSindo, 2007)

Utami, Tanti Kirana, and Ahmad Hunaeni Zulkarnaen, ‘Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Dalam Pelaksanaan Hubungan Industrial’, Padjajaran Jurnal Ilmu Hukum, 3.2 (2016), 407–27 <https://doi.org/10.22304/pjih.v3n2.a10>

Downloads

Published

2023-12-30