Problems with the Legal Status of Land Ownership Anak Dalam Tribe Indigenous People
DOI:
https://doi.org/10.31941/pj.v22i2.2941Abstract
This study aims to examine and analyze the legal status of land ownership for the indigenous people of the Suku Anak Dalam in Batanghari Regency, as well as the legal status of land ownership for the indigenous people of the Suku Anak Dalam in Batanghari Regency. This research will be conducted by looking at the positive and negative aspects of land ownership. In this technique, the author's legal research is used as the main emphasis (legal research). The results of the study show that the existence of regulation P.6/KSDAE/SET/Kum.1/6/2018 has not accommodated the intent of Law Number 5 of 1990 concerning Conservation Article 32 and Law Number 41 of 1999, which state that national park areas are managed with a zoning system consisting of core zones, utilization zones, and other zones according to requirements. This regulation indicates that other zones within a national park, such as rehabilitation zones, special zones, and religious, cultural, and historical zones, are allowed to be managed in accordance with the mandate, while Perdirjen P.6/KSDAE This condition will certainly lead to multiple interpretations of access zoning management by related parties, including the village government and the local community.Downloads
References
Bruner, Aaron G, Raymond E Gullison, Richard E Rice, And Gustavo A B Da Fonseca. “Effectiveness Of Parks In Protecting Tropical Biodiversity.” Science 291, No. 5501 (2001): 125–28.
Bzn, B Ter Haar. “Asas-Asas Dan Susunan Hukum Adat.” Terjemahan, Jakarta, Pradnya Paramita, 1983.
Citrawan, Fitrah Akbar. “Konsep Kepemilikan Tanah Ulayat Masyarakat Adat Minangkabau.” Jurnal Hukum & Pembangunan 50, No. 3 (2021): 586–602.
Hijriah, Nurul Khoirotul. “Peran Tim Terpadu Kabupaten Batang Hari Dalam Penyelesaian Konflik Lahan Antara Pt. Berkat Sawit Utama Dengan Kelompok Suku Anak Dalam 113 Di Desa Bungku Kabupaten Batang Hari.” Ilmu Hukum, 2022.
Kunu, Andi Bustamin Daeng. “Kedudukan Hak Ulayat Masyarakat Adat Dalam Hukum Tanah Nasional.” Inspirasi 1, No. 10 (2010).
Mahmud Marzuki, P. “Penelitian Hukum.” Jakarta: Kencana Prenada Media 55 (2005).
Marzuki, Peter Mahmud. “Penelitian Hukum,” 2013.
Nasir, Muhammad. “Hakikat Status Kepemilikan Hak Atas Tanah Masyarakat Suku Bajo Di Kabupaten Pohuwato Di Provinsi Gorontalo.” Jurnal Pendidikan Tambusai 6, No. 2 (2022): 15623–34.
Peranginangin, Lily Sri Ulina. “Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi.” Jkap (Jurnal Kebijakan Dan Administrasi Publik) 18, No. 1 (2014): 66–78.
Ramadhan, Dio Muamar. “Sengketa Tanah Antara Pt. Berkat Sawit Utama Dengan Masyarakat Suku Anak Dalam 113 Desa Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batang Hari.” Ilmu Hukum, 2022.
Rongiyati, Sulasi. “Reforma Agraria Melalui Perpres Nomor 86 Tahun 2018.” Kajian Singkat Terhadap Isu Aktual Dan Strategis 10, No. 19 (2018): 1.
Rosalina, Rosalina. “Eksistensi Hak Ulayat Di Indonesia.” Sasi 16, No. 3 (2010): 44–51.
Sadono, Yulian. “Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Taman Nasional Gunung Merbabu Di Desa Jeruk Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.” Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota 9, No. 1 (2013): 53–64.
Saija, Ronald, Fransiscus Xaverius Roger Vincen Letsoin, Rory Jeff Akyuwen, And Pieter Radjawane. “Status Kepemilikan Hak Atas Tanah Adat Marga Dalam Kebijakan Penataan Aset Reforma Agraria Di Kabupaten Maluku Utara.” Jurnal Sasi Vol 26, No. 1 (2020).
Santoso, Urip. “Kewenangan Pemerintah Daerah Dalam Penguasaan Atas Tanah.” Jurnal Dinamika Hukum 13, No. 1 (2013): 99–108.
Selviani, Bambang, Bambang Utoyo, And Simon Hutagalung. “Resolusi Konflik Agraria Di Kawasan Register 45 Sungai Buaya (Studi Desa Talang Batu Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji).” Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Dan Pembangunan Administratio 8, No. 2 (2017): 161174.
Siahaan, Maruarar. “Pengakuan Dan Perlindungan Hak Ulayat: Aspek Penting Pembangunan Indonesia Menuju Sebesar-Besar Kemakmuran Rakyat.” Jurnal Ketatanegaraan 9 (2018).
Sudantra, I Ketut. “Implikasi Keputusan Menteri Atr/Kepala Bpn Nomor 276/Kep-19.2/X/2017 Terhadap Kedudukan Tanah Milik Desa Pakraman.” Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal) 7, No. 4 (2018): 546–64.
Yamin, Muhammad. “Beberapa Dimensi Filosofis Hukum Agraria, Medan.” Pustaka Bangsa Press, 2003.
Yanto, Eko Wahyu Budi. “Partisipasi Masyarakat Dalam Usaha Konservasi Hutan.” Journal Of Educational Social Studies 2, No. 1 (2013).
Yonatan, Christina Ella, And Xavier Nugraha. “Analysis On The Legal Force Of Copyright Registration Document As Evidence Of Ownership Of Indigenous Land.” Yuridika 36, No. 1 (2021): 15–38.
Yubaidi, Ricco Survival, Mazliza Mohamad, And Saidatul Nadia Abd Aziz. “Kaedah Pendaftaran Tanah Di Indonesia Sebagai Penyelesaian Konflik Agraria (Land Registration Principles In Indonesia As An Agrarian Conflict Resolution).” Jurnal Undang-Undang Dan Masyarakat, 2021.
Yusuf, Abdul Muis, And Muhammad Taufik Makarao. Hukum Kehutanan Di Indonesia. Rineka Cipta, 2011.
Zakaria, R Yando. “Strategi Pengakuan Dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat (Hukum) Adat: Sebuah Pendekatan Sosio-Antropologis.” Bhumi: Jurnal Agraria Dan Pertanahan 2, No. 2 (2016): 133–50.
Zuhri, M, And E Sulistyawati. “Pengelolaan Perlindungan Cagar Alam Gunung Papandayan.” In Presented On Seminar Nasional Penelitian Lingkungan Di Perguruan Tinggi. Jakarta, 2007.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Reni Fatmala Sari, Sapto Hermawan, Andina Elok Puri Maharani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













