Constitutional Rights of Children from Unregistered Marriages: A Juridical Analysis of Islamic Family Law and Residency Administration Law in Indonesia in Maqashid Sharia Perspective
DOI:
https://doi.org/10.31941/pj.v23i3.5321Abstract
this article aims to compare the legal standing of unregistered marriages children from different legal system, Islamic marriage law and residency law in Indonesia. Due the Act no. 1 /1974 and Islamic Law Compilation no. 1/1991 every unregistered marriages children can obtain legal status by pursuing a marriage decree (isbat nikah) or through the jurisprudence of a Constitutional Court Decision otherwise he does not have legal protection by the state because his parents’ marriage is not recognized and he cannot obtain birth certificates for children and other civil relations. On the contrary according to Regulation Of The Minister Of Internal Affairs Of The Republic Of Indonesia Number 9 Of 2016 About Accelerate Increasing Coverage Of Birth Certificate Ownership he can acquire the birth certificate by the letter of absolute liability (SPTJM)provided by the parents. From the maqashid sharia perspective this contradiction impact the legal standig of unregistered marriage children. This research is literary research with a comparative study with qualitative approach. In accordance with maqashid sharia every child must equal legal standing as resident without any discriminatory position since it is included in the area of basic necessity (mashlahat dharuriyat) as the origin of all rights relating to legal subjectsDownloads
References
Adrianto. “Makna Pencatatan Perkawinan Pada Perundang-Undangan Ditinjau Dalam Hukum Islam.” El-Ahli: Jurnal Hukum Keluarga Islam 4, no. 2 (2023): 75–92.
Agus, Dede, and Lia Riesta Dewi. “Pelaksanaan Jaminan Hak Keperdataan Subyek Hukum Manusia Atas Perubahan Atau Penambahan Nama Dalam Hukum Positif Indonesia Di Serang Banten.” Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 21, no. 1 (February 8, 2021): 227. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1140.
Aisyah Arsyad. “Menuju Fikih Gender: Analisis Hadis Tentang Perintah Mengumumkan Pernikahan.” Tahdis Vol. 8 (2017).
Andri, Muhammad “Implikasi Isbath Nikah Terhadap Status Istri, Anak Dan Harta Perkawianan Dalam Perkawinan Dibawah Tangan.” Jurnal Penegakan Hukum Indonesia (JPHI) 1, no. 1 (October 2020): 59–70. https://bldk.mahkamahagung.go.id/id/puslitbang-hukum-dan-peradilan/dok-.
Ansari, Tunggul, and Setia Negara. “Normative Legal Research In Indonesia: Its Origins And Approaches.” Audito Comparative Law Journal (ACLJ) 4, no. 1 (2023): 1–9.
Anshor, Ahmad Muhtadi. “Dar Al-Islam, Dar Al-Harb, Dar Al-Shulh Kajian Fikih Siyasah.” Episteme 8, no. 1 (2013): 5–68.
Burhanuddin. “Pemenuhan Hak-Hak Dasar Anak Dalam Perspektif Islam.” Adliya 8, no. 1 (2014): 287–300.
Dian Amelia, Ulfanora, and M. Iflah Febrizal. “Akibat Hukum Kartu Keluarga Bagi Pasangan Kawin Tidak Tercatat Menggunakan Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 108 Tahun 2019 Tentang Persyaratan Dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk Dan Pencatatan Sipi.” Unes Law Review 6, no. 2 (2023): 4615–27.
Faishol, Imam. “Pencatatan Perkawinan Dalam Hukum Kekeluargaan Di Indonesia.” Jurnal Ulumul Syar’i, Juni 8, no. 2 (2019). http://kbbi.web.id/catat.
Farihi, Hamid. “Kawin Siri Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Administrasi Kependudukan.” Salam: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-i 10, no. 5 (2023): 1451–66. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i5.35714.
Hapidz, Fadilah, Hesti Puspitasari, Oktavia Sholehah, Sena Agustin, “Implementasi Pendaftaran Penduduk Sebagai Upaya Tertib Administrasi Ditinjau Dari Hukum Administrasi Negara.” JLEB: Journal of Law Education and Business 2, no. 1 (2024): 5–64.
Hs, Salim. Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Jakarta: Sinar Grafika. Jakarta, 2008.
Iqbal, Muhammad. Fiqh Siyasah Konstekstualisasi Doktrin Politik Islam. Jakarta: Kencana, 2016.
Iwan Kustiawan, Nurmuttaqin, and Ai Romlah. “Tinjauan Sosiologis Terhadap Pencantuman Status Kawin Belum Tercatat Dan Cerai Hidup Belum Tercatat Dalam Kartu Keluarga Sebagai Akibat Penerapan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 108 Tahun 2019 Jo Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 109 Tahun 2019 Di Kota Banjar.” Case Journal: Journal Of Law 3, no. 2 (2022): 106–20.
Jindan, Khalid, and Masrohin. Teori Politik Islam: Telaah Kritis Ibnu Taimiyah Tentang Pemerintahan Islam. Risalah Gusti, 1995.
Khosyi’ah, Siah, “Akibat Hukum Perkawinan Tidak Dicatat Terhadap Istri Dan Anak Atas Hak Kebendaan Menurut Hukum Islam Di Indonesia.” Asy-Syari‘ah 17, no. 3 (2015): 185–200.
Koesmoyo Ponco Aji. “Implementasi Hak Asasi Manusia Dalam Undang-Undang Kewarganegaraan Republik Indonesia.” Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian I, no. 1 (2018): 7–96.
Mudzhar, Atho. Pendekatan Studi Islam: Dalam Teori Dan Praktek. Pustaka Pelajar, 1998.
Muhammad Rizal Firdaus, and Ali Maskur. “Pernikahan Sirri Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Pencatatan Perkawinan Menurut Ketentuan Yang Berlaku Di Indonesia (Hukum Positif).” Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam II, no. 1 (2024): 52–72.
Ngizzul, Muhammad, Muttaqin Program, Studi Hukum Keluarga, Islam Pascasarjana, Iain Tulungagung, Jl Mayor, Sujadi No 46, Kabupaten Tulungagung, and Jawa Timur. “Unregistered Marriage Between Indonesian Citizens And Foreign Citizens With The Legal Perspective Of Marriage In Indonesia.” Ekonomi Dan Keagamaan 7, no. 2 (2020). https://republika.co.id/berita/pt8fvc459/.
Nuruddin, Amiur, and Azhari Akmal Tarigan. Hukum Perdata Islam Di Indonesia: Studi Kritis Perkembangan Hukum Islam Dari Fikih, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Sampai Kompilasi Hukum Islam. Jakarta: Kencana, 2019.
Nurwahidah. “Nikah Sirri Dalam Perspektif Yuridis Dan Sosiologis.” Syariah : Jurnal Hukum Dan Pemikiran, 16, no. 1 (2016): 33–46.
Olivia, Fitria, and Jhony. “Pelaksanaan Perolehan Akta Kelahiran Bagi Anak Luar Kawin Dan Kendalanya Di Suku Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kotamadya Jakarta Barat.” Lex Jurnalica 9, no. 1 (2012): 51–60.
Rifai, Ahmad. Penemuan Hukum Oleh Hakim: Dalam Perspektif Hukum Progresif. Grafiti, 2011.
Sekarbuana, Made Widya, Ida Ayu Putu Widiawati, and I Wayan Arthanaya. “Perkawinan Beda Agama Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia Di Indonesia.” Jurnal Preferensi Hukum 2, no. 1 (March 19, 2021): 16–21. https://doi.org/10.22225/jph.2.1.3044.16-21.
Setiawan, Yusuf. “Analisa Pencatatan Nikah (Kawin Belum Tercatat) Pada Kk Dalam Persfektif Disdukcapil Purwakarta.” Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies 3, no. 2 (July 30, 2022). https://doi.org/10.52593/mtq.03.2.02.
Soepomo, R. Hukum Acara Perdata Pengadilan Negeri, Cet. 13, Jakarta, PT. Pradnya Paramita. Jakarta, 1994.
Soeroso, R. Praktik Hukum Acara Perdata: Tata Cara Dan Proses Persidangan. Jakarta: Sinar Grafika, 1994.
Soesilo, Raden, and Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal. Politeia, Bogor, 1991.
Syofiyullah, Moh Aqil, Dyah Ochtorina Susanti, and Fendy Setiawan. “Kepastian Hukum Bagi Istri Dan Anak Dalam Perkawinan Tidak Tercatat Di Indonesia.” HUKMY : Jurnal Hukum 3, no. 1 (2023).
Thahir bin `Ashur. Maqashid Al-Sharia. Tunisia: Dar Sahnun, 1997.
Tohari, Ilham, and Moh Anas Kholish. “Maqasid Syariah Sebagai Pijakan Konseptual Dalam Pembaruan Hukum Keluarga Islam Indonesia.” Arena Hukum 13, no. 2 (August 2020): 314328.
Ukhtiya Zulfa, Siti, and Sri Indrahti. “Analisis Penerapan Permendagri Nomor 19 Tahun 2012 Dalam Pengelolaan Arsip Akta Perkawinan Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Semarang.” Jurnal Ilmu Perpustakaan UNDIP 6, no. 3 (2019): 611–20.
Yusman, Muhammad, and Soffyan Angga Fahlani. “Problematika Pencatatan Perkawinan Di Indonesia : Telaah Perbandingan Pencatatan Perkawinan Di Beberapa Negara Asia Tenggara.” Banua Law Review 4 (2022): 184–95. http://balrev.ulm.ac.id/index.php/balrev.
Yusuf, Nasruddin, Nur Azizah, and Faradila Hasan. “Feminism Analysis of Judges’ Considerations for Post-Divorce Domestic Violence Victims in Medan and Banda Aceh Religious Courts.” Al-’Adalah 20, no. 2 (2023): 283–308. https://doi.org/10.24042/adalah.v20i2.16177.
Zubaidah, Amanda, Aljarofi Tulungagung, and Jawa Timur. “Kategori Perkawinan Belum Tercatat Dalam Blangko Kartu Keluarga Perspektif Yuridis.” Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law 09 (2019): 2089–7480.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Andrizal Andrizal, Imron Rosidi, Aslati Aslati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













