The Legal Implications of Customary Law on Inheritance Distribution for Daughters from the Perspective of Islamic Family Law

Authors

  • Liky Faizal UIN Raden Intan Lampung
  • Efa Rodiah Nur UIN Raden Intan Lampung
  • Abd. Qohar UIN Raden Intan Lampung
  • Hilmi Yusron Rofi'i UIN Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.31941/pj.v24i1.5745

Keywords:

Customary Law, Pepadun, Sai Batin

Abstract

Indigenous peoples of Lampung have a tribal culture which is divided into two large customary groups, namely the Saibatin and Pepadun indigenous peoples, and most of the community members embrace Islam, in terms of marital affairs which will continue to be inherited in the family. Indigenous people in general still use the procedures contained in their customary law. This study aims to analyze the position of women in inheritance distribution in Lampung customary law in Way Kanan and Pesisir Barat districts from the perspective of Islamic Family Law in Indonesia. This research is field research, which describes and describes the situation and phenomena more clearly regarding the situation that occurred. This study intensively studied the position of women in inheritance distribution in Lampung customary law in Way Kanan and Pesisir Barat districts from the perspective of Islamic Family Law in Indonesia. Qualitative descriptive research method is research that only describes situations and events. This study does not seek or explain relationships, does not test hypotheses or make predictions, but only describes variable by variable. This study uses a purposive sample. The informants in this study were: Key Informants: 4 traditional leaders, Main Informants: 4 women who were heirs, Supporting informants: 4 indigenous people. Data sourced from primary data and secondary data, with data collection techniques interview, observation, and documentation. The data collection activities are carried out after the research is carried out or compiled. Data collection is one of the processes in research that can help solve the problems being studied, therefore the data collected must be sufficient. Data analysis by collecting data, data reduction, data presentation, and conclusions.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, Daud, Hukum Islam Dan Peradilan Agama Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002

Ali, Zainudin, 2010, Pelaksanaan Hukum Waris Di Indonesia, Jakarta, Sinar Grafika.

Amirah, Perempuan Penerima Waris, Wawancara Pada Tanggal 10 Mei 2022

Andi, Masyarakat Adat, Wawancara Pada Tanggal 10 Mei 2022

Andi, Tokoh Adat, Wawancara Pada Tanggal 10 Mei 2022

Anshori, Abdul Ghofur, Hukum Kewarisan Islam Di Indonesia Eksistensi Dan Adaptabilitas Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 2012

Badaruddin, Tokoh Adat, Wawancara Pada Tanggal 24 Mei 2022

Bisri, Ilhami, 2004, Sistem Hukum Indonesia: Prinsip Implementasi Hukum Di Indonesia, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada.

Dewi, Perempuan Penerima Waris, Wawancara Pada Tanggal 10 Mei 2022

Haar, Ter. 1990. Asas-Asas dan Susunan Hukum Adat, Terjemahan R. Ng Surbakti Presponoto, Let. N., Bandung: Voricin Vahveve.

Hazairin, Hukum Kewarisan Bilateral Menurut Al-Qur’an Dan Al-Hadis Jakarta: Tintamas, 1982

Hilman Hadikusuma, Hukum Kekerabatan Adat, PT. Fajar Agung, Jakarta, 1978.

______, Hukum Perjanjian Adat, Bandung: Citra Aditya Bakti, 1994

______, Hukum Perkawinan Adat dengan Adat Istiadat Dan Upacara Adatnya, Edisi IV, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2003.

______, Hukum Waris Adat, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 2003.

______, Masyarakat dan Adat Budaya Lampung Bandung, Mandar Maju, 1989.

Imelda, Perempuan Penerima Waris, Wawancara Pada Tanggal 24 Mei 2022

Indrayani, R. (2022). Eksistensi Waris Adat Lampung Pepadun sebagai Wujud Hukum dan Produk Budaya. Jurnal Hukum dan Kebudayaan, 5(2), 103-117.

Irwan, Alex, Perisai Perempuan Kesepakatan Internasional Untuk Perlindungan Perempuan Yogyakarta: Yayasan Galang, 1999

Izzati, N., & Saputra, D. A. (2024). Pergeseran Nilai Praktek Hukum Waris dalam Masyarakat Adat Lampung. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(9), DOI: https://doi.org/10.62281/v2i9.774.

Kusnadi, K. (2018). Pembagian Harta Waris Adat Lampung Sai Batin Kabupaten Pesisir Barat Perspektif Hukum Islam. Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(2), 217-240, DOI: http://dx.doi.org/10.24042/ijpmi.v10i2.2362.

Listyawati, P. R., & Dazriani, W. 2015. Perbandingan Hukum Kedudukan Ahli Waris Pengganti berdasarkan Hukum Kewarisan Islam dengan Hukum Kewarisan menurut KUHPerdata. Jurnal Pembaharuan Hukum. Vol. 2, No. 3.

Manan, Abdul, Reformasi Hukum Islam Di Indonesia Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006

Moeleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif Bandung: Remaja Rodaskarya, 2013

Muhammad, Bushar, Asas-Asas Hukum Adat Suatu Pengantar (Jakarta: PT. Balai Pustaka persero, n.d.

New Merah Putih, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jakarta: Galang Press, 2009

Nugroho, Sigit Sapto. 2016. Hukum Waris Adat di Indonesia. Solo: Pustaka Iltizam.

Prabu, Masyarakat Adat, Wawancara Pada Tanggal 24 Mei 2022

Pramono, Masyarakat Adat, Wawancara Pada Tanggal 10 Mei 2022

Pratama, D. (2023). Hak Anak Perempuan Lampung Pepadun Terhadap Waris Menurut Hukum Islam. Al-Gharra: Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum Islam, 1(1), 50-65.

Rakhmat, Jalaludin, Metode Penelitian Komunikasi Bandung: Remaja Rodaskarya, 1995

Rudi, Tokoh Adat, Wawancara Pada Tanggal 10 Mei 2022

Sahroni, Masyarakat Adat, Wawancara Pada Tanggal 24 Mei 2022

Saleh, Masyarakat Adat, Wawancara Pada Tanggal 10 Mei 2022

Sinta, Perempuan Penerima Waris, Wawancara Pada Tanggal 24 Mei 2022

Sudarmaji, C. I., & Pratiwi, B. A. (2022). Sistem Pembagian Waris Adat Lampung Pepadun Perspektif Maqâshid Al-Syarî’ah Dan Al-‘Urf. An-Nawa: Jurnal Studi Islam, 4(1), 25-39, DOI: https://doi.org/10.37758/annawa.v4i1.439.

Sudiyat, Imam, Hukum Adat Sketsa Asas Yogyakarta: Liberty, n.d.

Suparman, Eman, Hukum Waris Indonesia Bandung: Rajawali Press, 2005

Yanggo, Huzaemah Tahido, Fiqh Perempuan Kontemporer Jakarta: Ghalia Indonesia, 2010

Yusha, B., R. M. Sinaga, S. Widodo. (2021). Kedudukan Anak Perempuan Dalam Sistem Pewarisan Pada Adat Ulun Lampung Saibatin Di Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat, Socia: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial, 18 (1), 21-29.

Zahrah, M. Abu, Ahkamal-Tirkah Wa Al-Mawarith Kairo: Dar al-Fikr al- Arabi, n.d.

Zamzami, Mukhtar, Perempuan Dan Keadilan Dalam Hukum Kewarisan Indonesia Jakarta: Kencana Prenada Media Group, n.d.

Zuhraini, Z. (2018). Perempuan dan Hukum dalam Masyarakat Hukum Adat Lampung Sebatin. Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(2), 197-125, DOI: http://dx.doi.org/10.24042/ijpmi.v10i2.2361.

Zulkifili, Tokoh Adat, Wawancara Pada Tanggal 24 Mei 2022

Downloads

Published

2025-03-02