SAD KERTIH AS THE BALINESE LOCAL WISDOM IN THE PERSPECTIVE OF ENVIRONMENTAL CONTROL

SAD KERTIH KEARIFAN LOKAL BALI DALAM PERSPEKTIF PENGENDALIAN LINGKUNGAN HIDUP

Authors

  • Anak Agung Putu Wiwik Sugiantari Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ni Luh Gede Yogi Arthani Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Agustina Ni Made Ayu Darma Pratiwi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ni Kadek Yuliniantari Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ni Nyoman Manik Gita Asrita Universitas Mahasaraswati Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.31941/pj.v24i2.6079

Keywords:

Sad Kertih, Local Wisdom, environmental control, sustainability, Bali

Abstract

This study focused on the role of Sad Kertih, a policy concept based on Balinese local wisdom, from the perspective of environmental control. Bali, with its rich culture and traditions, has developed various environmental management practices rooted in local values, one of which is through the Sad Kertih system. This system combines social, cultural, and ecological aspects to maintain environmental sustainability and the sustainability of Balinese people's lives. The purpose of this study is to explore how Sad Kertih can contribute to environmental control and preservation, both locally and globally. With a local wisdom approach, this system not only prioritizes respect for nature but also empowers communities to play an active role in sustainable natural resource management. This study uses a normative legal research method, that is a research examining legal norms prescriptively.

The finding of the study indicated that Sad Kertih has a potential to increase environmental awareness among Balinese people and can provide more adaptive solutions to climate change and increasing environmental damage. In conclusion, the application of Balinese local wisdom values ​​through Sad Kertih is very relevant in strengthening environmental control in the modern era, by paying attention to aspects of sustainability and ecosystem balance.

Key Word:Sad Kertih, local wisdom, environmental control, sustainability, Bali. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astawa, I. N. D., & Sedana, G. (2017). Kearifan Lokal Bali dan Pembangunan Ekonomi Suatu Model Pembangunan Ekonomi Bali Berkelanjutan. Pustaka Larasan.

Binawan, A., & Soetopo, M. G. S. (2022). Implementasi Hak atas Lingkungan Hidup yang Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan dalam Konteks Hukum Indonesia. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 9(1), 121–156. https://doi.org/https://doi.org/10.38011/jhli.v9i1.499

Darma, I. P. S. A. (2024). Penegakan Hukum Bagi Pelaku Pencemaran di Sungai Badung Denpasar. Jurnal Analogi Hukum, 6(1), 39–50. https://doi.org/https://doi.org/10.22225/jah.6.1.2024.44-50

Drakel, A. (2022). Kajian Pengendalian Kualitas Lingkungan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(23), 246–261. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.7397298

Fardiansyah, A. I., Maroni, Gustiniatic, D., & Susanti, E. (2022). Kearifan Lokal Masyarakat Adat Lampung Menanggulangi Tindak Pidana Illegal Logging. Bina Lingkungan Hidup, 6(3), 335–350. https://bhl-jurnal.or.id/index.php/bhl/article/view/220

Garner, B. A. (1999). Black’s Law Dictionary. St. Paul Minn.

Gorda, A. N. E. S., & Wardani, D. K. A. (2020). Refleksi Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Hindu Bali Dalam Pengelolaan Lingkungan. Ettisal, 5(1), 91–107. https://doi.org/10.21111/ejoc.v5i1.3998

Gusty, S. (2023). Ilmu Lingkungan. Tohar Media.

Hasan, A. (2022). Mengenal Filosofi Sad Kertih, Pedoman Bali Jaga Kedamaian Alam Semesta. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2022/11/12/mengenal-filosofi-sad-kerthi-pedoman-bali-jaga-kedamaian-alam-semesta

Kusniarti, A. A. S. (2021). Sad Kertih Menurut Kepercayaan Hindu Di Bali. Ini Bagian-Bagian Dan Maknanya. https://bali.tribunnews.com/2021/12/08/sad-kertih-menurut-kepercayaan-hindu-di-bali-ini-bagian-bagian-dan-maknanya#google_vignette

Martiningsih, N. G. A. G. E. (2012). Pelestarian Subak dalam Upaya Pemberdayaan Kearifan Lokal Menuju Ketahanan Pangan dan Hayati. Jurnal Bumi Lestari, 12(2), 303–312. https://ojs.unud.ac.id/index.php/blje/article/view/4821

Mayoni, K., Widhiyaningsih, I. H., Dharnendri, L. Y., Semaranatha, I. K., & Wiryasanjaya, M. T. (2023). Implementasi Ajaran Tri Hita Karana Dalam Pembangunan Masyarakat Bali. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(5), 90–95. https://doi.org/10.59435/gjmi.v1i5.865

Mulyanto. (2021). Pecalang: Kearifan Lokal Hukum Adat Bali. LIPI Press.

Muniksa, I. M. S. (2024). Strategi Menjaga Eksistensi Pelestarian Lingkungan Melalui Ajaran Tri Hita Karana di Desa Pakraman Serangan. Vidya Samhita, 10(1), 8–20. https://doi.org/https://doi.org/10.25078/vs.v10i1.3663

Posmaningsih, D. A. A. (2023). Aplikasi Model “Jagat Kertih Javyakarana” dalam Meningkatkan Partisipasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Mengwi. Jurnal Skala Husada: The Journal Of Health, 20(1), 20–29. https://doi.org/https://doi.org/10.33992/jsh:tjoh.v20i1.2545

Sanjaya, P. K. A. (2023). Pengembangan Tanah Lot Sebagai Wisata Spiritual: Suatu Kreasi Model Pembangunan Berkelanjutan. Edunomics Journal, 4(1), 87–94. https://doi.org/https://doi.org/10.37304/ej.v4i1.8276

Saputra, A. A., & Heppyana, N. P. A. (2023). Aktualisasi Sad Kertih Sebagai Dasar Tatanan Kehidupan. Jurnal Pramana, 3(2), 120–128.

Saputra, I. P. B. D., & Sudiarta, I. K. (2023). Makna Filosofis Dan Kedudukan Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Bali Dalam Perda RTRW Provinsi Bali. Jurnal Kertha Semaya, 11(3), 698–713. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/KS.2023.v11.i03.p20

Solikin, H. N. (2019a). Hukum, Masyarakat Dan Penegakan Hukum. Qiara Media.

Solikin, H. N. (2019b). Hukum Dan Perubahan Sosial Mencermati Fungsi Dan Perkembangan Hukum Secara Sosiologis. Pena Cendekia.

Sonata, D. L. (2014). Metode Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris: Karakteristik Khas Dari Metode Meneliti Hukum. Fiat Justisia, 8(1), 15–35. https://doi.org/https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no1

Suarna, I. W. (2018). Bali Dalam Tarikan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Bappeda Litbang, 1(3), 199–206. https://doi.org/10.51172/jbmb.v1i3.31

Sudipa, N. (2024). Pelestarian Lingkungan Hutan Berbasis Kearifan Lokaldi Desa Adat Tenganan Pegringsingan. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama Dan Budaya, 9(2), 117–126. https://doi.org/https://doi.org/10.25078/pariwisata.v9i2.3687

Sufia, R., Sumarmi, & Amirudin, A. (2016). Kearifan Lokal dalam Melestarikan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Masyarakat Adat Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 1(4), 726–731. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp

Sumarsan, T. (2020). Sistem Pengendalian Manajemen Transformasi Strategi Untuk Keunggulan Kompetitif. Campustaka.

Suryantari, E. P. (2024). A Portrait of Tri Kaya Parisudha in Cingkreman (Hofstede’s Study of Cultural Dimensions). Mudra, 39(1), 76–84. https://doi.org/10.31091/mudra.v39i1.2637

Sutana, I. G. (2021). Wana Kertih:Konsep Penyucian Dan Pelestarian Hutan Masyarakat Hindu Bali. Pariksa Jurnal Hukum Agama Hindu, 5(1), 90–100. https://doi.org/https://doi.org/10.55115/pariksa.v5i1.1170

Sutirta, I. P. A. (2024). Filosofi Sad Kertih dalam Pelestarian Lingkungan dan Budaya Bali. https://rri.co.id/index.php/lain-lain/739597/filosofi-sad-kertih-dalam-pelestarian-lingkungan-dan-budaya-bali

Syarif, E. (2017). Pengelolaan Lingkungan dalam Perspektif Kearifan Lokal Masyarakat Adat Karampuang Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Jurnal Sainsmat, VI(2), 50. http://ojs.unm.ac.id/index.php/sainsmat

Thohari, A. M. (2022). Kearifan Lingkungan: Tradisi Masyarakat Jawa dalam Upaya Menghormati Entitas Alam. Turast, 10(1), 37–48. https://doi.org/10.15548/turast.v10i1.3966

Usman, A. S. (2018). Lingkungan Hidup Sebagai Subjek Hukum: Redefinisi Relasi Hak Asasi Manusia dan Hak Asasi Lingkungan Hidup dalam Perspektif Negara Hukum. Legality, 26(1), 1–6. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/legality/article/view/6610

Wati, E. P., & Hidayah, A. (2017). Kearifan Lokal Menjaga Lingkungan Hidup Dalam Perspektif Ekoregion Di Palembang. Bina Lingkungan Hidup, 2(1), 57–69. https://www.bhl-jurnal.or.id/index.php/bhl/article/view/60

Wiana, I. K. (2018). Sad Kertih: Sastra Agama, Filosofi, Dan Aktualisasinya. Jurnal Bappeda Litbang, 1(3), 159–179.

Witari, M. (2024). Kearifan Lokal (Local Wisdom) Masyarakat Sibetan Dalam Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan. https://dlh.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/93_kearifan-lokal-local-wisdom-masyarakat-sibetan-dalam-perlindungan-dan-pengelolaan-lingkungan

Yasa, I. P. C. W., & Laksana, I. G. N. D. (2024). Internalisasi Kearifan Lokal Budaya Hukum Di Bidang Lingkungan Hidup Dalam Hukum Lingkungan Di Bali. Jurnal Kertha Semaya, 12(7), 1453–1464. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/KS.2024.v12.i07.p06

Downloads

Published

2025-06-20