Paradigm Shift from Punishment to Rehabilitation: An Analysis of the Implementation of the Best Interests of the Child Principle in the Criminal Justice System

Authors

  • Tumian Lian Daya Purba University Cederawasih
  • Silvester Magnus Loogman Palit University Cederawasih

DOI:

https://doi.org/10.31941/pj.v24i2.6121

Keywords:

sale and purchase agreement, bankrupt debtor, transfer of land rights

Abstract

The transformation of the penal paradigm for children from a retributive to a rehabilitative approach through  the mechanism of diversion is a crucial component in realizing the best interests of the child within Indonesia’s juvenile justice system. Diversion not only
offers a more humane resolution to cases shielding children from the adverse impacts of formal litigation but also creates space for psychosocial recovery and social reintegration. However, its effectiveness in practice continues to face major challenges, including
the limited awareness and capacity of law enforcement officers, insufficient victim participation, and the shortage of qualified facilitators such as community corrections officers. To address these issues, an integrative implementation model is required, one
based on multidisciplinary psychosocial assessment and involving the collaboration of legal authorities, correctional institutions, communities, andeducational entities. Furthermore, strong institutionaland policy support through thedevelopment of operational regulations, adequate budget allocations, continuous training, and a child-friendly legal culture is essential to ensure that the transformation of penal policy towards rehabilitation becomes a substantive reality rather than a merely normative aspiration

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, U. (2016). Penjatuhan Hukuman Mati Bagi Bandar Narkoba Ditinjau Dari Aspek Hak Asasi Manusia (Analisa Kasus Hukuman Mati Terpidana Kasus Bandar Narkoba; Freddy Budiman). Jurnal Legislasi Indonesia, 13, 241–252.

Ardi Isnanto, B. (2023). Pidana Mati di Indonesia Ditinjau dari Perspektif Politik Hukum. Detikproperti, 2(2), 119–121.

Chandrawati, I. G. A. A., & Fitria, M. (2020). Pidana Penjara Seumur Hidup Atau Pidana Mati (Konfigurasi Dilematis Antara Hukum Dan Kemanusiaan). Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 8(12), 1984–2001.

Flora, H. S. (2019). Pendekatan Restorative Justice Dalam Penyelesaian Perkara Pidana Dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. Law Pro Justitia, 2(2), 28 Februari.

Genoveva Alicia K.S Maya & Maidina Rahmawati. (2020). RKUHP Mengancam Lapas: Analisis Situasi Pemenuhan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan Dan Dampak RKUHP Pada Penanggulangan HIV Dan AIDS Dalam Lapas. Jakarta: ICJR.

Hamzani, A. I. (2019). Menggagas Indonesia Sebagai Negara Hukum Yang Membahagiakan Rakyatnya. Yustisia Jurnal Hukum, 3(3), 21 April.

Harefa, A. (2022). Problematika Penegakan Hukum Pidana Mati Pada Tindak Pidana Korupsi Dalam Perspektif Perlindungan HAM. Jurnal Panah Keadilan, 1(2), 99–116.

Jurnal Kedudukan Pidana Seumur Hidup dalam Kerangka Pembentukan Hukum Pidana Nasional. (2021). I Wayan David, Max Sepang, Roy R. Lembong, Lex Crimen, 10(4), April.

Lamintang, P.A.F. (1984). Hukum Penitensier Indonesia. Bandung: Armico.

Mukti Fajar & Achmad Yulianto, N.D. (2020). Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nurrhaini Burtarburtar, E., & Pernerlitian Hurkurm. (2018). Cert 1. Bandung: PT Rafika Aditama.

Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Penerimaan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Ramadhanti, A. D., & Fitriah, E. (2022). Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance terhadap Kinerja Karyawan. Bandung Conference Series: Accountancy, 2(1). Universitas Islam Bandung (Unisba).

Schartmueller, D. (2019). Doing Indefinite Time: Penal Confinement and the Life-Imprisoned Offender in Denmark, Finland, and Sweden. The Prison Journal, 99(1), 66–88.

Sipayung, B. (2022). Analisis atas Kebijakan Tax Amnesty di Indonesia dan Implikasinya terhadap Peningkatan Pendapatan Pajak. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 1(9), 1821-1826.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Penerimaan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (2022).

Van Zyl Smit, J., & Appleton, C. (2019). Life Imprisonment: A Global Human Rights Analysis.

Wahyuni, F. (2017). Dasar-dasar Hukum Pidana di Indonesia. Tangerang Selatan: PT. Nusantara Persada Utama.

Widyaningrum, H. (2020). Perbandingan Pengaturan Hukuman Mati di Indonesia dan Amerika Serikat. Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi, 3(1), 99–115.

Zafrulloh, H. (2019). Persepsi Pandangan Hukum Dan Masyarakat Dalam Pengertian Hukuman Mati Dan Penjara Seumur Hidup Dalam Penerapan Sanksi Pidana. Jurnal Thengkyang, 2(1), Desember.

Downloads

Published

2025-05-20