Evolution Of Islamic Family Law In Multicultural Society Adoption Cases And Challenges International Law

Authors

  • Anwar State Islamic Institute of Takengon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31941/pj.v24i2.6325

Keywords:

Islamic Family Law, Multicultural Society, Adoption, International Law

Abstract

The problem related to the evolution of Islamic family law in multicultural societies in cases of adoption lies in the tension between Islamic principles that regulate kafalah (protection of children without changing the status of descent) and international law that accepts full adoption, including changes in the legal status of children. This research uses a library research approach. The data sources used in this study consist of various types of relevant literature, namely: Books, scientific journal articles and research reports. The results of the research show that: 1). The form of evolution of Islamic family law related to adoption in a multicultural society is that Islamic family law has undergone changes to adapt to a multicultural society. Initially, Islam did not recognize full adoption, but rather the concept of kafalah, which only provides protection without changing the status of the child's descendants, 2). The challenge in implementing adoption rules in multicultural societies is the difference in understanding between Islamic law which does not change the child's status of descent and secular law which allows full adoption. 3). The interaction between Islamic family law and international law in adoption cases is that the interaction of these concepts becomes very urgent, especially in relation to international adoption. Although Islamic law does not allow full adoption which changes the legal status of the child, Muslim countries must balance the application of Islamic law with obligations to international treaties, such as the Hague Convention. 4). The impact of globalization on the acceptance of Islamic family law in adoption cases at the international level is that globalization accelerates the acceptance of Islamic family law in international adoption cases, despite concerns about social changes affecting religious values.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, R., Thoyyibah, I., & Novianti, T. (2021). Pengaruh teori receptie dalam politik hukum kolonial Belanda terhadap hukum Islam dan hukum adat dalam sejarah hukum Indonesia. Petita, 3(2), 343–362. https://doi.org/10.33373/pta.v3i2.3875

Anggreani, L. (2020). Konstruksi sosial terhadap perempuan dalam hukum keluarga Islam (analisis gender). At-Turost Journal of Islamic Studies, 6(2), 206–221. https://doi.org/10.52491/at.v6i2.47

Anwar, W., Wahyu, A., Mukhlas, O., & Khosyi’ah, S. (2024). Modifying assessment for the advancement of family law theories and practices. Jurnal Al-Dustur, 7(1), 96–119. https://doi.org/10.30863/aldustur.v7i1.5989

Arfa, A., & Lasaiba, M. (2022). Pendidikan multikultural dan implementasinya di dunia pendidikan. Geoforum, 1(2), 111–125. https://doi.org/10.30598/geoforumvol1iss2pp111-125

Badri, M. (2022). Ijtihad dan perkembangan hukum Islam di Aceh. Politica Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam, 9(1), 41–51. https://doi.org/10.32505/politica.v9i1.3924

Camelia, A., & Suryandari, N. (2021). Pendidikan multikultural: Sebuah perspektif global. Edukatif Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 5143–5149. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1649

Chotimah, U., Alfiandra, A., Faisal, E., Sulkipani, S., Camelia, C., & Arpannudin, I. (2018). Pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan multikultural. Jurnal Civics Media Kajian Kewarganegaraan, 15(1), 19–25. https://doi.org/10.21831/jc.v15i1.17288

Danurahman, J., Prasetyo, D., & Hermawan, H. (2021). Kajian pendidikan multikultural di era digital. Jurnal Kalacakra Ilmu Sosial dan Pendidikan, 2(1), 8. https://doi.org/10.31002/kalacakra.v2i1.3515

Darna, A. (2021). Perkembangan hukum Islam di Indonesia: Konsep fiqih sosial dan implementasinya dalam hukum keluarga. El-Usrah Jurnal Hukum Keluarga, 4(1), 90. https://doi.org/10.22373/ujhk.v4i1.8780

Fariduddin, A. (2023). Bisnis internasional, prinsip-prinsip unidroit, dan relevansinya dengan pluralisme hukum. Justitia Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, 6(2), 304. https://doi.org/10.31604/justitia.v6i2.304-313

Firman, F. (2018). Silang budaya dan pendidikan multikultural di Indonesia. https://doi.org/10.31227/osf.io/efys2

Fitria, D., & Sarianti, B. (2024). Penguatan ketahanan ekonomi dan keluarga melalui penyuluhan hukum perlindungan perempuan dan anak di Kelurahan Sumur Meleleh Kota Bengkulu. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi Ipteks, 2(1), 204–209. https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i1.483

Habibullah, H. (2024). Peran ijma’ dalam pengembangan hukum Islam di tengah perubahan sosial. Alhadi, 9(2), 58. https://doi.org/10.54248/alhadi.v9i2.4792

Hakim, M. (2022). Reformasi hukum keluarga Islam di Turki: Dari tradisional ke modern. Berasan Journal of Islamic Civil Law, 1(1), 41. https://doi.org/10.29240/berasan.v1i1.4741

Halim, A. (2013). Membangun teori politik hukum Islam di Indonesia. Ahkam Jurnal Ilmu Syariah, 13(2). https://doi.org/10.15408/ajis.v13i2.938

Hardiyatullah, H., Qohar, A., Adnan, I., & Fadli, M. (2023). Menggali prinsip-prinsip hukum keluarga Islam: Perspektif keseimbangan antara tradisi dan modernitas. AB, 3(2), 13–20. https://doi.org/10.59259/ab.v3i2.90

Hasan, F. (2021). Globalisasi dan hukum keluarga Islam: Tinjauan terhadap adopsi internasional. Malaysian Islamic Studies Press.

Hayati, M., Ayu, D., & Sulastri, S. (2024). Perkembangan fikih muamalah konteks transaksi elektronik. al-fiqh, 2(1), 18–28. https://doi.org/10.59996/al-fiqh.v2i1.370

Ilham, F., & Ashari, W. (2024). Implikasi pernikahan anak bujang suku Minangkabau dengan wanita di luar suku Minangkabau menurut adat Minangkabau dalam tinjauan hukum Islam. Rayah Al-Islam, 8(3), 1319–1337. https://doi.org/10.37274/rais.v8i3.1079

Islami, I. (2019). Legalitas penguasaan hak asuh anak dibawah umur (hadhanah) kepada bapak pasca perceraian. Jurnal Al-Qadau Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam, 6(2), 181–194. https://doi.org/10.24252/al-qadau.v6i2.10715

Kusmardani, A., Khosyi’ah, S., Mukhlas, O., Nurrohman, N., & Saepullah, U. (2023). The development of ideas on the reform and transformation of Islamic family law into legislation in Islamic countries. Jurnal Syntax Imperatif Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 4(5), 644–662. https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v4i5.296

Lestari, R., Khoirunnikmah, I., & Zamroni, Z. (2024). Pendidikan multikultural dalam Islam: Kesenian reog singo budoyo sebagai simbol toleransi beragama di desa purworejo kabupaten kutai barat. Jurnal Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Borneo, 5(2), 171–180. https://doi.org/10.21093/jtikborneo.v5i2.8274

Mubarok, M., & Yusuf, M. (2024). Manajemen kurikulum pendidikan agama islam multikultural di sekolah menegah atas islam terpadu ar-rahmah dalam menumbuhkan kesadaran siswa terhadap keberagaman masyarakat. Learning Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 199–209. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2830

Mubarok, N. (2023). Perlindungan hukum anak yang berkonflik dengan hukum dalam perspektif fiqh jinayah. Al-Jinayah Jurnal Hukum Pidana Islam, 9(2), 195–218. https://doi.org/10.15642/aj.2023.9.2.195-218

Najmina, N. (2018). Pendidikan multikultural dalam membentuk karakter bangsa Indonesia. Jupiis Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 52. https://doi.org/10.24114/jupiis.v10i1.8389

Nugraha, A. (2022). Contemporary international treaties seen from the principles of maqasid ash-shariah. Law and Justice, 7(1), 63–75. https://doi.org/10.23917/laj.v7i1.604

Nugroho, R. (2020). Hukum keluarga Islam di Indonesia: Dinamika dan perkembangannya. Rajawali Press.

Prasetyo, T., Marini, A., & Maksum, A. (2021). Persepsi mahasiswa tentang pendidikan multikultural di program studi pendidikan guru sekolah dasar. Didaktika Tauhidi Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(1), 15. https://doi.org/10.30997/dt.v8i1.3661

Rizal, D., Asmaret, D., & Islami, M. (2022). Perlindungan hukum keluarga Islam di Indonesia terhadap korban kekerasan seksual. El-Hekam, 7(2), 137. https://doi.org/10.31958/jeh.v7i2.6927

Rohmah, S., & Alfatdi, A. (2022). From living law to national law: Theoretical reconstruction of applying Islamic law in Indonesia. Peradaban Journal of Law and Society, 1(1). https://doi.org/10.59001/pjls.v1i1.19

Salman, T. (2018). Hukum internasional dan hukum Islam: Perspektif global tentang adopsi anak. Oxford University Press.

Sapriadi, S., Arhan, H., Alauddin, A., & Zihrana, S. (2022). Sistematika hukum Islam di Indonesia. Jurnal Al-Ahkam Jurnal Hukum Pidana Islam, 4(2), 150–159. https://doi.org/10.47435/al-ahkam.v4i2.1216

Sari, R., & Prastyanti, R. (2024). Sengketa hukum keluarga lintas negara berdasarkan putusan Mahkamah Agung no. 486 K/Pdt.Sus/2014. Inovasi Global Jurnal, 2(11), 1808–1814. https://doi.org/10.58344/jig.v2i11.211

Sebriyani, Y. (2023). Perlindungan hukum terhadap anak dalam perceraian menurut perspektif hukum keluarga Islam. Al-Manhaj Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 5(2), 1967–1976. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i2.3822

Shofi, U., & Septiani, R. (2022). Eksistensi dan penerapan hukum Islam dalam hukum positif Indonesia. Jurnal Sosial Teknologi, 2(8), 660–669. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v2i8.391

Sufrizal, Azmi, U., & Anzaikhan, M. (2022). Pro dan Kontra Usia Perkawinan pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Pasca Revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dalam Perspektif Islam. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan Dan Ekonomi Islam, 14(1), 91–103. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v14i1.5378

Sugitanata, A. (2023). Transformasi konsep hadhanah di Indonesia: Analisis kemaslahatan pada Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2017. Jurnal Darussalam Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan Mazhab, 3(2), 302–316. https://doi.org/10.59259/jd.v3i2.66

Taqiyudin, H., Ahdi, H., & Pahlefi, M. (2023). Bina kesadaran hak-hak perempuan dan anak dalam lingkup hukum keluarga Islam di kampung Kandang Haur Desa Kadikaran Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang. Dedikasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 15(2), 117–125. https://doi.org/10.32678/dedikasi.v15i2.7750

Wahyuni, S., Ambarwati, A., Junaidi, N., Ghony, J., & Osman, Z. (2022). Model authentic assessment dalam pembelajaran sastra terintegrasi karakter multikultural. Jentera Jurnal Kajian Sastra, 11(1), 134. https://doi.org/10.26499/jentera.v11i1.4668

Windani, S., & Meiliawati, I. (2023). Kedudukan anak angkat terhadap harta warisan orang tua angkat. JLL, 2(1), 34–42. https://doi.org/10.61715/jlexlectio.v2i1.20

Yasin, A. (2024). Strategi pendidikan agama islam dalam menghadapi tantangan pluralisme agama di masyarakat multikultural. Aksiologi Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(1). https://doi.org/https://doi.org/10.47134/aksiologi.v5i1.208

Zulkarnain, Z., Tarihoran, N., & Hidayat, A. (2023). Status anak zina dalam prespektif hukum Islam dan positif di Indonesia. QANUN, 2(1), 228–237. https://doi.org/10.58738/qanun.v2i1.464

Downloads

Published

2025-06-24