Legal Protection of Children After Divorce: A Comparative Study of Islamic Law and the Child Protection Act

Authors

  • Muhammad Syafiq UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Vivit Fitriyanti UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Nurlaila Harun Institut Agama Islam Negeri Manado
  • Kurniati Abidin Institut Agama Islam Negeri Bone
  • Muhammad Haikal Tunisi Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (UNISAI)
  • Surip Stanislaus Fakultas Filsafat Universitas Katolik Santo Thomas Medan

DOI:

https://doi.org/10.31941/pj.v24i2.6674

Keywords:

Legal Protection, Children, Post-Divorce, Islamic Law, Child Protection Act

Abstract

This article examines the legal protection of children after divorce through a comparative approach between Islamic law and the Indonesian Child Protection Act. Divorce often has negative consequences for children—psychologically, socially, and economically. Therefore, a legal framework is needed that can guarantee the comprehensive fulfillment of children’s rights, even after the termination of parental marital relations. From the perspective of Islamic law, the principle of child protection is rooted in the objectives of sharia (maqāṣid al-sharī‘ah), particularly in preserving life (ḥifẓ al-nafs), lineage (ḥifẓ al-nasl), and intellect (ḥifẓ al-‘aql). The concepts of ḥaḍānah (custody), the obligation of financial support, and the continuity of emotional roles of parents indicate that Islam places the welfare of the child as a top priority. Meanwhile, Law No. 35 of 2014 guarantees the rights of children after divorce through the principle of the best interest of the child, although its implementation still faces challenges such as weak legal enforcement and lack of supervision in the fulfillment of custody and child support. This article employs a normative-comparative research method and a maqāṣid-based analysis. The findings show the urgency of harmonizing the regulations between the two legal systems to realize a child protection framework that is just, comprehensive, and contextually relevant. The integration of maqāṣid principles into national policy is key to strengthening the child protection system in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah Lawang, Karimuddin, Diauddin Ismail, Leni Erliana, Subki Subki, Yunita Abdullah Aji, and Fatahillah Syahrul. 2024. “Building Parental Awareness of Children’s Education Expenses in the Indonesian Community in Kuala Lumpur, Malaysia.” Teumulong: Journal of Community Service 2(3):113–22. doi: 10.62568/jocs.v2i3.127.

Agustin, Hanafi, and Mohamad Hedhayatullah Bin Mohamad. 2018. “Peran Bahagian Sokongan Keluarga Dalam Masalah Pemenuhan Nafkah Isteri Pasca Perceraian (Studi Kasus Di Mahkamah Tinggi Syariah Kedah, Malaysia).” Media Syari’ah 20(1):57–74. doi: 10.22373/jms.v20i1.6501.

Akmal, Muhammad Jafar, and Karimuddin Abdullah Lawang. 2023. Kekerasan Seksual Anak Dan Kebiri Kimiawi Perspektif Maqashid Syariah. Vol. 11. Tasikmalaya: Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.

Amiriyyah, Nuriel. 2015. “Nafkah Madliyah Anak Pasca Perceraian : Studi Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 608 / K / AG / 2003.” 6(1):1–15.

Bahri, Syamsul. 2015. “Konsep Nafkah Dalam Hukum Islam.” Kanun Jurnal Ilmu Hukum 17(2):381–99. doi: 10.24815/kanun.v17i2.6069.

Endah Marendah Ratnaningtyas, Ramli, Syafruddin Edi Saputra, Suliwati Desi, Bekty Taufiq Ari Nugroho, Karimuddin, Muhammad Habibullah Aminy, Nanda Saputra, Khaidir, and Adi Susilo Jahja. 2023. Metodologi Penelitian Kualitatif. Sigli Pidie: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Erica, Denny. 2022. “Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Pandangan Islam.” Perspektif Pendidikan Dan Keguruan 12(2):137–46. doi: 10.25299/perspektif.2021.vol12(2).3780.

Faisar Ananda dan Watni Marpaung. 2016. Metodologi Penelitian Hukum Islam. I. Jakarta: Prenada Media Group.

Gunawan, Edi. 2017. “Relasi Agama Dan Negara: Perspektif Pemikiran Islam.” Kuriositas 11(2):105–25.

Iswandi, Andi. 2021. “Review Pembatalan Perkawinan Yang Disebabkan Penipuan Pada Pengadilan Agama.” Qonuni: Jurnal Hukum Dan Pengkajian Islam 1(02):76–88. doi: 10.59833/qonuni.v1i02.303.

Karimuddin, K., & Abdullah, A. 2021. “Child Sustenance After Divorce According To Fiqh Syafi’Iyyah.” In Proceeding International Seminar of Islamic Studies 2(1):101–7. doi: 10.3059/insis.v2i1.6220.

Karimuddin. 2019. “Nafkah Anak Pasca Perceraian Orang Tua Menurut Fiqh Al-Syafi’iyah.” Jurnal Al-Fikrah 20(1):105–32.

Karimuddin. 2021. Problematika Gugatan Perceraian Dalam Masyarakat Islam (Dilengkapi Analisis Putusan Mahkamah Syar’iyah Dengan Pendekatan Fiqh). edited by M. A. Kadir. Sigli Pidie: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Karimuddin Abdullah Lawang. 2014. “Wanita Karir Dalam Pandangan Islam.” Al-Fikrah 3(1):100–118.

Khumaera, Inggit Arifah, Hannani, and Ali Rusdi. 2023. “Analisis Fiqhi Jinayah Terhadap Perlindungan Hukum Bagi Perempuan Dan Anak Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga.” Delictum: Jurnal Hukum Pidana Islam 1(2):129–47.

Kurniawati, Eni, and Matang Matang. 2023. “Pembentukan Karakter Kebangsaan Berbasis Nilai-Nilai Kenusantaraan.” Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan PKn 10(2):169–82. doi: 10.36706/jbti.v10i2.22509.

Lawang, Fatahillah M. Syahrul; Karimuddin Abdullah. 2022. Perawatan Ortodonti Dalam Tinjauan Maqashid Syar’iyah. Sigli Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Lawang, Karimuddin Abdullah. 2024. Fiqih Muqaran (Studi Nafkah Zahir Dan Nafkah Batin Istri). Vol. 1. 1st ed. edited by M. Yasir. Bengkulu: Yayasan Sahabat Alam Rafflesia.

Lawang, Karimuddin Abdullah, Muhammad Fahmi, and A. L. Amruzi. 2023. “Law Politics Of People’s Mining Based On Maqashid Syariah’s.” Russian Law Journal XI(3):269–79.

Mansari, Mansari, and Soraya Devi. 2019. “Penerapan Dwangsom Terhadap Biaya Pemeliharaan Anak Pascaperceraian Di Mahkamah Syar’iyyah Sigli.” Media Syari’ah 21(2):147–61. doi: 10.22373/jms.v21i2.2287.

Mumbunan, Mchael H. H. 2013. “Perlindungan Hukum Terhadap Hak Pendidikan Anak Di Bawah Umur.” Lex et Societatis I(4):1–11.

Nasution, Ahmad Yani, and Moh Jazuli. 2020. “Nilai Nafkah Istri Dalam Pandangan Ulama Klasik Dan Kontemporer.” Teraju 2(02):161–74. doi: 10.35961/teraju.v2i02.164.

Nugraheni, Anjar S. C., Diana Tantri C, and Zeni Luthfiyah. 2013. “Komparasi Hak Asuh Dan Hak Nafkah Anak Dalam Putusan- Putusan Perceraian Di Pengadilan Negeri Dan Pengadilan Agama Kota Surakarta.” 2(3):61–70.

Rangkuti, Afifa. 2017. “Keadilan Dalam Perspektif Islam.” Journal TAZKIYA 1(2):115–43. doi: 10.33853/istighna.v1i2.6.

Ridwan, Muannif. 2020. “Ijtihad Pada Era Kontemporer (Konteks Pemikiran Islam Dalam Fiqih Dan Maqashid Al-Syariah).” Jurnal Masohi 1(2):110. doi: 10.36339/jmas.v1i2.356.

Ridwansyah, Muhammad, Fakultas Syariah, Jl Syeikh, Abdur Rauf, Kopelma Darussalam, and Banda Aceh. 2015. “Nafkah Anak Luar Kawin Menurut Konsep Hifzhu Al-Nafs.” (1):65–83.

Rizky, Rafieqah Nalar, and Moulita. 2017. “Penanaman Nilai-Nilai Islam Melalui Komunikasi Interpersonal Orang Tua Pada Anak.” Jurnal Interaksi 1(2):206–19.

Sirait, Sheilla Chairunnisyah. 2017. “Tanggung Jawab Pemerintah Untuk Memberikan Pendidikan Kepada Anak Terlantar Dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak.” De Lega Lata 2(1):158–82.

Wardani, Almaida Kusuma, Fendi Suhariadi, and Rini Sugiarti. 2022. “Dampak Perceraian Terhadap Perilaku Sosial Anak.” Kewarganegaraan 6(2):2684–90.

Yustisia, Tim Redaksi Pustaka. 2010. Perundangan Tentang Anak; Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Yogyakarta: Pustaka Yustisia.

Downloads

Published

2025-06-30